Kampung Kadung 95 jiwa, Dusun Lingko Lolok Desa Satar Punda sebanyak 119 jiwa, Dusun Lingko Tong Desa Satar Punda sebanyak 93 jiwa, Dusun Lada Desa Satar Punda sebanyak 86 jiwa, Dusun Tumbak Desa Satar Punda sebanyak 92 jiwa.
Wangkal Reok Barat sebanyak 167 jiwa, Dusun Sambor Reok Barat sebanyak 135 orang, Luwuk sebanyak 158 jiwa, Serise 64 jiwa; Dusun Golo Pauh 171 jiwa, Dusun Watu Waja 90 jiwa, Desa Golo Paleng 245 jiwa, dan Desa Tengku Leda 134 jiwa.
“Total warga yang mengikuti pelayanan medis di 22 kampung/titik sebanyak 2.624 jiwa,” kata Romo Beben.
Psikososial untuk Anak dan Dewaaa
Romo Beben juga menyebut secara rinci warga dan lokasi yang mengikuti pelayanan psikososial yakni di Posko Damer jumlah yang dilayani 103 orang; Posko Wae Waru 110 orang, Pos Lemarang 141orang, Pos Ojang Desa Robek 26 orang, Pos Mbawar 65 orang.
Lalu, Pos Bea Rii 50 orang, Pos Kadung 30 orang; Pos Lada 28 orang; Pos Tumbak 41 orang; Pos Lingko Lolok 90 orang, Pos Wangkal 57 orang, Pos Tureng 135 orang, Pos Loce 133 orang.
Pos Kevikepan Reo 21 orang, Pos Serise 42 orang; Pos Beamese 101 orang, Kampung Rakas, Desa Golo Paleng 75 orang, Kampung Ketang Desa Tengku Lada, Kampung Muwur, Golo Munga sebanyak 60 orang, dan Desa Lambakeli 162 orang.
“Total anak dan orang dewasa yang mengikuti pelayanan Psikososial yang tersebar di 21 posko/kampung sebanyak 1.554 orang,” kata Romo Beben.
Sebelumnya, Keuskupan Ruteng melalui Tim Caritas Keuskupan hingga Jumat (28/8/2026) telah menyisir 49 titik pengungsian yang tersebar di 31Paroki di Keuskupan Ruteng untuk mendistribusikan bantuan kemanusiaan kepada 17.429 lebih penyintas.
Penulis : Wall Abulat
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










