Laporan Bupati Nagekeo ke Presiden Prabowo Semua Baik-baik, Kata Warga Pengungsi ‘Itu Cuma Pencitraan’ - FloresPos Net

Laporan Bupati Nagekeo ke Presiden Prabowo Semua Baik-baik, Kata Warga Pengungsi ‘Itu Cuma Pencitraan’

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto Mengunjungi Warga Terdampak Gempa Flores di Kabupaten Nagekeo, Rabu (26/8/2026).

Presiden Prabowo Subianto Mengunjungi Warga Terdampak Gempa Flores di Kabupaten Nagekeo, Rabu (26/8/2026).

MBAY, FLORESPOS.net-Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Kabupaten Nagekeo, Rabu (26/8/2026), menjadi panggung bagi pemerintah daerah untuk melapor. Namun di balik laporan resmi Bupati Nagekeo Simplisius Donatus yang menyebut penanganan berjalan baik dan program MBG sukses, muncul sorotan tajam dari warga.

Sejumlah warga pengungsi gempa dan pengamat menilai, apa yang disampaikan bupati di hadapan Presiden lebih banyak “pencitraan” ketimbang menggambarkan kondisi riil di lapangan.

Baca Juga :  Damran Baleti: Ine Pare Berdayakan ibu-ibu  dalam Sambut Program Makan Bergizi

Salah satu contoh yang disorot adalah pembangunan posko pengungsian. Menurut kesaksian warga pengungsi di Lapangan Berdikari, Kota Mbay, sejumlah tenda dan fasilitas posko baru terlihat rapi dan lengkap sehari sebelum kedatangan Presiden.

“Pas Bapak Presiden mau datang baru rame-rame direnovasi dan pasang baru. Sebelumnya seadanya saja inisiatif warga dan tidak ada muka dari Pemerintah,” ujar Abdul, seorang warga pengungsi, Rabu (26/8/2026) malam.

Baca Juga :  Paguyuban Nagekeo di Ngada Siap Menyambut Persena dan Nirwana Nagekeo

“Itu cuma pencitraan saja,” sambung beberapa warga pengungsi lainnya.

Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa kesiapan posko lebih ditujukan untuk menyambut kunjungan, bukan untuk pemenuhan kebutuhan jangka panjang korban gempa.

Isu paling krusial yang luput dari laporan bupati adalah kondisi psikologis anak-anak. Pascagempa M7,7, banyak anak mengalami trauma.

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pembangunan Gedung KNMP Nioniba Ende Belum Rampung, Rekanan Sampaikan Kendala yang Dihadapi
Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri
Alumni Akpol 95 Kirim 1.200 Paket Bantuan untuk Korban Gempa di Tiga Kabupaten
Masa Tanggap Darurat Berakhir, BNPB Soroti Lambannya Verifikasi Data Kerusakan Rumah di Ende
TNI Distribusikan 400 Tenda, Ribuan Peralatan Tidur dan Belasan Ribu Paket Sembako
Keluarga Almarhum Alfonsius Ucapkan Terima Kasih Kepada Bupati Sikka dan Semua Pihak yang Terlibat dalam Pemulangan Jenasah
Pemerintah Akan Laksanakan Upacara Penghormatan Saat Pemakanan Almarhum Alfonsius, Korban Penembakan KKB di Papua
Ratusan Warga Iringi Jenasah Almarhum Alfonsius Dari Bandara Menuju Rumah Duka
Berita ini 383 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:19 WITA

Pembangunan Gedung KNMP Nioniba Ende Belum Rampung, Rekanan Sampaikan Kendala yang Dihadapi

Senin, 14 September 2026 - 10:02 WITA

Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri

Senin, 14 September 2026 - 09:49 WITA

Alumni Akpol 95 Kirim 1.200 Paket Bantuan untuk Korban Gempa di Tiga Kabupaten

Minggu, 13 September 2026 - 15:44 WITA

Masa Tanggap Darurat Berakhir, BNPB Soroti Lambannya Verifikasi Data Kerusakan Rumah di Ende

Minggu, 13 September 2026 - 15:38 WITA

TNI Distribusikan 400 Tenda, Ribuan Peralatan Tidur dan Belasan Ribu Paket Sembako

Berita Terbaru

Opini

‘Jeritan Sunyi’ di Tanah Lamaholot

Senin, 14 Sep 2026 - 14:58 WITA

Nusa Bunga

Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri

Senin, 14 Sep 2026 - 10:02 WITA