ENDE, FLORESPOS.net-Pihak Otoritas Bandara H. Hassan Aroeboesman Ende, Kabupaten Ende, Provinsi NTT menutup sementara Bandara Ende karena dampak dari abu vulkanik erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur.
Penutupan bandara Ende itu dilakukan oleh pihak Otoritas Bandara Ende pada Rabu (4/1/2024) setelah berkordinasi dengan BMKG dan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI.
Kepala Bandara Ende, Triyantono dikonfirmasi pada Rabu (3/1/2024) siang mengatakan pihaknya mengambil langkah menutup sementara bandara Ende karena kondisi abu vulkanik sudah masuk di Ende hasil pemantaun dan hasil tes menggunakan paper test oleh pihak bandara. Hasil paper test hasilnya negatif sebaran abu vulkanik erupsi Lewotobi sudah masuk Ende.
Triyantono menjelaskan kronologis pihaknya mengambil langkah menutup sementara bandara setelah melakukan pemantaun sejak Selasa (2/1/2024) pagi.
Pada Selasa (2/1/2024) kondisi sebaran abu vulkanik dari Lewotobi belum masuk ke Ende dan yang terdampak baru di Maumere, Kabupaten Sikka. Hingga pukul 18.00 dari hasil pemantaun Kabupaten Ende belum terdampak.
Pada Rabu (3/1/2024) pagi setelah dilakukan pemantauan dan paper tes ( tes dengan kertas putih) Ende sudah mulai terdampak.
Pemantaun dilakukan kembali pada pukul 10.30 masih ada abu vulkanik. Pihak bandara kembali melakukan dengan paper tes dan hasilnya masih terdampak atau masih abu vulkanik.
Pihak bandara akhirnya mengambil langkah menutup sementara bandara setelah berkordinasi dengan BMKG dan Dirjen Perhubungan Udara.
Tindakan ini dilakukan oleh otoritas bandara Ende karena jarak pandang sudah menurun jauh terdampak sebaran abu vulkanik erupsi Lewotobi.
“Kita tutup sementara sejak pagi hingga pukul 13.30 wita sambil melihat perkembangan. Jika sebaran abu sudah menjauh maka akan dibuka tetapi saat tes dan pemantaun masih ada sebaran abu maka akan dilanjutkan penutupan,” katanya.
Dampak dari penutupan itu penerbangan maskapai Wings Kupang- Ende, Ende- Kupang, Labuanbajo- Ende mengalami delay atau tunda penerbangan. Tiga kali penerbangan dari Ende dan menuju Ende delay.
Sementara penerbangan dengan pesawat perintis Susi Air dari Kabupaten Sabu Raijua menuju Ende dan Ende- Sabu Raijua cancel. *
Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando










