Festival Golo Koe: Memobilisasi Orang Berwisata di Labuan Bajo - FloresPos Net

Festival Golo Koe: Memobilisasi Orang Berwisata di Labuan Bajo

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Prosesi lintas paroki dalam wilayah Keuskupan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu agenda panitia Festival Golo Koe (FGK) 2026.

Melalu momen ini, di antaranya mengajak, memobilisasi orang berwisata di Labuan Bajo dengan mengikuti FGK.

Festival Golo Koe adalah wisata religi Katolik. Dimotori Keuskupan Labuan Bajo. Festival Golo Koe adalah even tahunan, dan 2026 tahun kelima, selama 5 hari, 10-15 Agustus. Demi kesuksesan penyelenggaraan, berbagai pihak dan elemen di Mabar khususnya, dilibatkan.

Sehubungan dengan ini, para pihak berkerja kolaborasi dan koordinasi. Sebab, banyak manfaat didapatkan dari even besar ini, antara lain meningkatkan perekonomian masyarakat, utamanya warga Mabar, di antaranya UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), disamping nilai religi bagi yang Katolik.

Tidak hanya itu, nilai toleransi juga terbangun, karena melibatkan berbagai pihak dan elemen. Ada unsur agama, budaya, tradisi dan lainnya bersatu dalam menyukseskan even berkelas nasional, bahkan global itu.

Baca Juga :  Camat di Manggarai Barat Diminta Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan

Romo Heribertus Ratu, Anggota Tim Publikasi dan Promosi Festival Golo Koe sekaligus KOMSOS Keuskupan Labuan Bajo, menjelaskan, Festival Golo Koe “Maria Assumpta Nusantara” merupakan festival religi-budaya yang berakar pada tradisi spiritual dan budaya masyarakat lokal. Ikon utama festival ini Bunda Maria Assumpta sebagai simbol pengharapan dan ziarah spiritual yang dijalankan secara komunal dalam semangat persaudaraan, sinodal, dan inklusif.

Ia menyampaikan itu pada acara Diskusi Kolaborasi bersama Media (DISKORIA) dan Bincang Kepariwisataan di Ruang Rapat Florata Lantai 1, Kantor Badan Pelaksana Otoritas Labuan Bajo Flores (BPOLBF) di Labuan Bajo, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema: “Jelang Festival Golo Koe 2026, Kolaborasi Penguatan Produk Pariwisata dan Tata Kelola Destinasi yang Aman, Berkualitas, dan Berkelanjutan,” forum ini menjadi wadah untuk memperkuat sinergi lintas pemangku kepentingan dalam menyambut penyelenggaraan Festival Golo Koe 2026. Penyelenggara kegiatan adalah BPOLBF.

Baca Juga :  RSUD Bajawa Miliki Unit Dialisis, Pasien Cuci Darah Teteskan Air Mata

Lanjut pastor yang disapa Romo Erik tersebut, tema yang diusung pada FGK 2026 yakni “Ziarah Komunal dalam Persekutuan Sinergis untuk Merawat Keutuhan Ciptaan”. Festival Golo Koe 2026 akan berlangsung pada 10–15 Agustus 2026 dengan venue utama di Waterfront Kawasan Marina Labuan Bajo dan Gua Maria Golo Koe.

Berbagai kegiatan yang akan digelar, antara lain pameran ekonomi kreatif dan kuliner lokal, pentas seni budaya Nusantara, Kebangunan Rohani Katolik (KRK), edukasi ekologis dan aksi penanaman pohon, kegiatan sosial, karnaval budaya dan tari kolosal Maria Assumpta Nusantara, teater budaya Manggarai dan pertunjukan caci, dan lainnya.

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores
Pemkab Ngada Gelar Job Fair Selama Sepekan, 8 Perusahaan dan Lembaga Terlibat dalam Kegiatan
Gandeng 7 Agen Perjalanan Tiongkok, Kemenpar dan BPOLBF Buka Jalan Paket Wisata Labuan Bajo ke Pasar Tiongkok
Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende
Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka
Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan
Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen
Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:16 WITA

Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:13 WITA

Pemkab Ngada Gelar Job Fair Selama Sepekan, 8 Perusahaan dan Lembaga Terlibat dalam Kegiatan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:15 WITA

Gandeng 7 Agen Perjalanan Tiongkok, Kemenpar dan BPOLBF Buka Jalan Paket Wisata Labuan Bajo ke Pasar Tiongkok

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WITA

Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:09 WITA

Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka

Berita Terbaru

Feature

Amatus Ergo Sum (Saya Dikasihi Maka Saya Ada)

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:48 WITA