Up Date Kasus DBD di Ende, Ende Timur Tertinggi Dalam Kota - FloresPos Net

Up Date Kasus DBD di Ende, Ende Timur Tertinggi Dalam Kota

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Kasus Demam Berdarah Dangue (DBD) di Kabupaten Ende masih terus ditemukan di hampir semua kecamatan.

Data yang diperoleh media ini dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Selasa (21/7/2026) lalu menyebutkan dalam rentang waktu Januari-Juli 2026 terdapat 39 kasus. Pada tahun 2025 lalu terdapat 53 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Fransiska Nusa Numba Ero melalui Kepala Bidang P2P kepada Florespos.net mengatakan jumlah kasus tersebut tersebar pada beberapa kecamatan.

Dinkes melalui Bidang P2P mencatat angka kasus tersebut paling tinggi ditemukan di Kecamatan Ende Timur dengan jumlah 10 kasus menyusul Ende Utara dengan 8 kasus.

Baca Juga :  Tak Ada Dampak El Nino Terhadap Pertanian Mabar

Kasus DBD juga ditemukan di Kecamatan Ende Tengah sebanyak 5 kasus, Ende Selatan 5 kasus, Lio Timur 3 kasus, Ndori 2 kasus, Wolowaru, Maurole, Maukaro dan Kecamatan Ende masing- masing satu kasus.

Dinas Kesehatan juga mencatat kasus DBD berdasarkan rentang usia. Berdasarkan data rentang  usia 1-4 tahun 5 kasus, usia 5-14 tahun 15 kasus, usia 15-44 tahun 14 kasus, usia diatas 44 tahun 4 kasus.

Baca Juga :  Ini Jumlah Koperasi Berbadan Hukum di Ende, Ada yang Tidak Aktif Lagi

“DBD tidak mengenal usia dan bisa menyerang siapa saja  maka kita harus waspada meskipun belum ada korban jiwa,” katanya.

Upaya penanganan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan yakni mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan 3 M plus. Melakukan pengasapan  di lokasi kasus DBD atau foging fokus.

Saat ini Dinkes Ende dan Puskemas kehabisan stok Abate sehingga tidak bisa dibagikan kepada masyarakat.
Dinas Kesehatan sudah mengajukan ke provinsi dan berharap segera direalisasikan.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan
In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo
Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen
Anggota Pramuka SMPK Tri Bhakti Reo Wakili Kwarcab Manggarai di Jamda X NTT dan Jamnas XII 2026
Para Legend NTT Turun Lapangan di Soekarno Cup, Bobi: Kami Hadir untuk Gairahkan Voli di Ende
Hadiri Sertijab Camat Boawae Bupati Simplisius Donatus Tegaskan 3 Peran Utama
Festival Golo Koe: Memobilisasi Orang Berwisata di Labuan Bajo
Hari Anak Nasional di SDI Dorameli, Kolaborasi Jadi Kunci Jaga Senyum Anak di Tengah Keterbatasan Anggaran
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:16 WITA

Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:12 WITA

In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:08 WITA

Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:27 WITA

Anggota Pramuka SMPK Tri Bhakti Reo Wakili Kwarcab Manggarai di Jamda X NTT dan Jamnas XII 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:05 WITA

Para Legend NTT Turun Lapangan di Soekarno Cup, Bobi: Kami Hadir untuk Gairahkan Voli di Ende

Berita Terbaru