Laporan Bupati Nagekeo ke Presiden Prabowo Semua Baik-baik, Kata Warga Pengungsi ‘Itu Cuma Pencitraan’ - FloresPos Net - Page 2

Laporan Bupati Nagekeo ke Presiden Prabowo Semua Baik-baik, Kata Warga Pengungsi ‘Itu Cuma Pencitraan’

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto Mengunjungi Warga Terdampak Gempa Flores di Kabupaten Nagekeo, Rabu (26/8/2026).

Presiden Prabowo Subianto Mengunjungi Warga Terdampak Gempa Flores di Kabupaten Nagekeo, Rabu (26/8/2026).

Sebagian besar sekolah di wilayah terdampak masih tutup atau berjalan tidak normal karena bangunan rusak dan anak-anak takut ke sekolah.

“Sekarang anak-anak tidak sekolah karena trauma. Lihat gedung retak sedikit saja mereka lari. Tapi sampai hari ini belum ada solusi trauma healing yang masif dari pemerintah daerah,” kata seorang guru SD di Aesesa, yang enggan nama di sebutkan.

Baca Juga :  Dishub Manggarai Barat Butuh 25 Orang Jukir

Ironisnya, dalam rapat bersama Presiden, Bupati Simplisius justru fokus memuji program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia mengklaim kehadiran siswa “nyaris 100 persen” dan tingkat kebugaran anak meningkat. Ia bahkan menyebut KDRT menurun.

Namun ia tidak menyinggung sama sekali soal berapa banyak pelajar yang menjadi korban luka, patah kaki, atau yang saat ini tidak bisa sekolah karena trauma.

Baca Juga :  Kapolres Ende Sambangi Panti Asuhan dan Panti ODGJ

“Tidak ada data, tidak ada program pemulihan psikologis yang jelas. Yang ada cuma laporan MBG bagus. Padahal anak-anak kami masih tidur di tenda dan takut masuk kelas,” keluh salah satu orang tua.

Dalam rapat tersebut, Bupati Simplisius juga tidak menjelaskan kendala mendasar listrik dan internet sempat lumpuh, akses bantuan terhambat, dan banyak rumah rusak berat tapi tercatat ringan.

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Berita ini 395 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA