Korban Meninggal Akibat Gempa Flores Capai 103 Orang, 7.492 Gempa Susulan - FloresPos Net

Korban Meninggal Akibat Gempa Flores Capai 103 Orang, 7.492 Gempa Susulan

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FLORESPOS.net-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, sampai Selasa (25/8/2026) pukul 17.00 Wita, terdapat 103 korban jiwa akibat gempa bumi berkekuatan M7,7 yang melanda Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Saat ini kami mencatat ada penambahan tiga jiwa meninggal sehingga jumlah korban jiwa menjadi 103 korban,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam pers rilis secara daring, Selasa (25/8/2026).

Berton merincikan, korban meninggal berdasarkan jenis kelamin terdiri atas 55 persen laki-laki dan 45 persen lainnya perempuan.

Berikut jumlah korban jiwa terdampak gempa bumi di NTT berdasarkan wilayah sampai Selasa (25/8/2026) pukul 16.00 WIB:

Baca Juga :  Pemulangan Pengungsi di Sikka, Satgas Penanganan Bencana Keluarkan SOP

– Kabupaten Manggarai: 41 jiwa
– Kabupaten Manggarai Timur: 34 jiwa
– Kabupaten Nagekeo: 13 jiwa
– Kabupaten Sikka: 6 jiwa
– Kabupaten Ngada: 5 jiwa
– Kabupaten Ende: 2 jiwa
– Kabupaten Manggarai Barat: 1 jiwa.

“Ada penambahan korban luka-luka sebanyak 63 orang sehingga total jumlah korban luka-luka sebanyak 1.666 orang,” sebut Berton.

Adapun berdasarkan catatan BMKG, terdapat gempa susulan sebanyak 7.029 kali hingga Rabu (26/8/2026) sejak gempa berkekuatan M7,7 melanda Pulau Flores, Sabtu (15/8/2026).

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang Arief Tyastama mengatakan, jumlah tersebut tercatat berdasarkan pemantauan hingga pukul 05.00 Wita dengan magnitudo terbesar 6,2 dan terkecil 1,0,

Baca Juga :  Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama

Dari 7.092 gema susulan tersebut, sebanyak 33 gempa memiliki magnitudo lebih dari 5,0 sedangkan 143 gempa susulan dirasakan oleh masyarakat dimana sebagian besar aktivitas gempa susulan terjadi di wilayah laut utara Flores.

“Sebagian besar di laut utara Flores karena memang segmen sumber gempanya ada di sana.Meski gempa susulan masih terjadi, kami melihat adanya tanda-tanda penurunan aktivitas kegempaan,” ungkapnya.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak bersumber dari pihak berwenang.
Masyarakat juga diminta mengikuti perkembangan informasi mengenai aktivitas gempa melalui kanal resmi BMKG. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek
Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa
Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation
Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat
Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Wisuda ke-28, Unipa Usung Tema Inspiring Change, Berkarya, Berinovasi dan Menginspirasi
Suara dari Bukit Fatima: Mgr Frans Kopong Tolak Proyek Geothermal dan Dorong Solusi Energi Alternatif untuk Flores-Lembata
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:33 WITA

IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:09 WITA

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:41 WITA

Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Okt 2026 - 12:09 WITA

Nusa Bunga

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:54 WITA