Kritik pun mengarah pada minimnya keberanian Pemda menyampaikan masalah secara jujur ke pemerintah pusat.
“Seharusnya ini momen untuk minta bantuan nyata: psikolog, sekolah darurat, tenda layak. Bukan hanya laporan bahwa semua baik-baik saja,” ujar Alan Tiwu.
Padahal, seperti disampaikan psikolog Mabes Polri AKP Juan Arturo Draja, anak-anak adalah kelompok paling rentan pascabencana dan butuh penanganan khusus agar tidak kehilangan masa depan. *
Penulis : Arkadius Togo
Editor : Wentho Eliando










