BORONG, FLORESPOS.net-Penanganan pascagempa bumi magnitudo 7,7 di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bergerak dan diperkuat oleh Pemerintah Daerah (Pemda).
Ketua Satgas Bencana Kabupaten Manggarai Timur Winsensius Tala, Minggu (30/8/2026) menjelaskan, berdasarkan pembaruan data Posko Tanggap Darurat per Sabtu (29/8/2026) pukul 18.00 WITA, jumlah pengungsi 30.098 orang atau menurun 1.274 orang dibanding sebelumnya 31.372 orang.
Data terbaru Posko juga mencatat 36 orang meninggal dunia, 239 orang luka berat dan 404 orang luka ringan, sementara total kerusakan infrastruktur yang terdata mencapai 24.392 unit.
Winsensius bilang, data tersebut terus dimutakhirkan oleh Posko Tanggap Darurat Kabupaten Manggarai Timur.
Dia mengatakan, penurunan jumlah pengungsi menjadi salah satu indikasi bahwa sebagian masyarakat mulai kembali ke rumah.
Namun, kata dia, penanganan darurat masih diperlukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak, pemulihan layanan dasar dan penanganan kerusakan infrastruktur.
Status Tanggap Darurat Diperpanjang
Sejalan dengan kondisi di lapangan dan sesuai hasil Rapat Koordinasi Penanganan Tanggap Darurat Gempa Flores (27/8/2026), Bupati Manggarai Timur menetapkan perpanjangan status tanggap darurat bencana.
Penulis : Albert Harianto
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










