Rembong Cup 1 Majukan Ekonomi dan Perkokoh Suku Tiga Kabupaten di Paroki Lempang Paji - FloresPos Net

Rembong Cup 1 Majukan Ekonomi dan Perkokoh Suku Tiga Kabupaten di Paroki Lempang Paji

- Jurnalis

Selasa, 10 Juni 2025 - 20:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Paroki Santo Clemens Hofbauer Lempang Paji, Keuskupan Ruteng menggelar Rembong Cup I dibuka secara resmi oleh Partor Paroki Reverendus Dominus (RD) Roby Mbongor usai Perayaan Ekaristi Pentekosten di Lempang Paji, Minggu (8/6/2025).

Rembong Cup I selain sebagai ajang olahraga, juga momen ini menjadi medium untuk memajukan ekonomi umat dan memperkokoh keberadaan dan keharmonisan belasan suku/etnis yang ada di Paroki Lempang Paji.

Rembong Cup I mempertandingkan bola kaki dan bola voli diikuti puluhan tim dari pelbagai etnis dan suku dari tiga Kabupaten yang ada di Paroki Lempang Paji yakni Kabupaten Manggarai Timur, etnis Kabupaten  Ngada dan etnis Kabupaten Nagekeo.

Pastor Paroki Santo Clemens Hofbauer Lempang Paji RD. Roby Mbongor dalam sambutan saat menjadi pembina upacara pembukaan Rembong Cup 1 antara lain menyebut beberapa nilai yang ada di balik turnamen ini.

Pertama, ajang ini mempersatukan dan memperkokoh keberagaman suku yang ada di Paroki Lempang Paji, di mana suku-suku yang ada bukan saja berasal dari Kabupaten Manggarai Timur tetapi juga dari Kabupaten Ngada, dan Kabupaten Nagekeo.

“Rembong Cup I ini sebagai centra pertemuan suku-suku dari Nagekeo, Bajawa, Riung, dan dari suku-suku Manggarai seperti Rajong, Riwu, Manus, Congkar, Lembaleda, dan aneka suku dan etnis di Manggarai Raya,” kata Romo Roby.

Baca Juga :  Peringatan Hari Perawat Internasional, Ini yang Dilakukan PPNI Mano

Kedua, ajang ini juga membuka peluang memajukan produk-produk UMKM karya umat yang diberi peluang untuk menjual dan memasarkan produk-produk mereka selama turnamen berlangsung.

“Rembong Cup I memberi peluang untuk meningkatkan ekonomi umat,” kata Romo Roby.

Ketiga, Rembong Cup I membuka peluang pasar baru di mana dengan posisinya sebagai titik pusat pertemuan budaya, maka Paroki Lempang Paji memiliki peluang jadi pusat pasar.

Rembong Cup I menjadi ajang ditemukannya potensi-potensi tersembunyi hasil komoditas.

“Ternyata potensi komoditas di Paroki Lempang Paji sangat melimpah terutama Porang, kakao, kemiri, fanili, dan aneka komoditas lainnya,” katanya.

Keempat, turnamen ini juga merupakan ajang perjumpaan orang-orang muda di bidang olahraga. Ajang ini juga mempertemukan potensi anak muda di bidang olahraga, khususnya bola kaki dan bola voli.

Dalam turnamen ini ikut aktif dalam laga bola kaki sebanyak 25 tim, dan bola voli untuk kategori putra diikuti 15 regu, dan kategori putri diikuti 18 tim.

Baca Juga :  Reses Terkatung-Katung, Sejumlah Anggota DPRD Manggarai Barat Kecewa Berat

Kelima, ajang ini juga sebagai promosi pembangunan agar dilirik pelbagai pihak, baik pemerintah, maupun swasta.

“Kita berharap agar melalui turnamen ini pemerintah memperhatikan infrastruktur di Paroki Lempang Paji. Saya perlu informasikan bahwa Lempang Pai bukan tempat udik atau sikot. Melainkan area perbatasan yang menghubungkan sekaligus mengikat tiga kabupaten yakni Kabupaten Manggarai, Kabupaten Ngada, dan Kabupaten Nagekeo,” kata Romo Roby.

Sangat Meriah

Opening Ceremony Rembong Cup I berlangsung sangat meriah. Acara dibuka oleh Pastor Paroki, RD. Roby Mbongor.

Kemeriahan ditandai dengan kemasan acara yang disiapkan secara baik diawali dengan pawai dan defile para atlet diiringi Marching Band siswa-siswi SDK Leda Liur.

Uniknya peralatan Marching Band dibuat dari rakitan peralatan seperti jeriken, ember, drum, dan bambu. Penampilan para siswa mengundang decak kagum warga dan memberikan aplaus tepukan tangan meriah.

Sangat Positif

Sejumlah tokoh masyarakat Paroki Lempang Paji menyampaikan apresiasi atas diselenggarakannya Rembong Cup I yang melibatkan pelbagai etnis dan suku di Paroki itu.

“Keberadaan Rembong Cup I ini sangat positif. Ada banyak nilai positif yang terpancar dari turnamen ini,” kata tokoh masyarakat Stanis.*

Penulis : Wall Abulat

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat Rp.237 Miliar Lebih
Pemkab Sikka dan BTN Tandatangan Kerjasama Terkait Penyediaan Jasa Layanan Perbankan
Kasus Bunuh Diri Pelajar di Sikka Tergolong Tinggi, Dinas PKO Buat Program Layanan Dukungan Psikososial
Kelurahan Onekore Dapat Bantuan 5 Unit Rumah Layak Huni dari Bupati Ende
Lepas Kontingen Popda, Bupati Sikka Berpesan Kejar Target Raih Emas
Berita ini 547 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:34 WITA

20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:18 WITA

Pemkab Sikka dan BTN Tandatangan Kerjasama Terkait Penyediaan Jasa Layanan Perbankan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:37 WITA

Kasus Bunuh Diri Pelajar di Sikka Tergolong Tinggi, Dinas PKO Buat Program Layanan Dukungan Psikososial

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:05 WITA

Nusa Bunga

20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:34 WITA