Dorong Percepatan Inpres Jalan Daerah, Pemkab Nagekeo Konsultasi ke BPJN - FloresPos Net

Dorong Percepatan Inpres Jalan Daerah, Pemkab Nagekeo Konsultasi ke BPJN

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Wakil Bupati Nagekeo melakukan konsultasi dan koordinasi lanjutan dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional BPJN Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kupang.

Pertemuan yang berlangsung pada Jumat (12/6/2026) ini fokus membahas pelaksanaan Program Instruksi Presiden Inpres Jalan Daerah di Kabupaten Nagekeo serta strategi pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan ke depan.

Inpres Jalan Daerah adalah program prioritas Presiden untuk mempercepat perbaikan jalan daerah yang rusak dan menjadi urat nadi ekonomi masyarakat. Untuk Nagekeo, program ini sangat vital karena kondisi topografi berbukit dan akses antar kecamatan yang masih jadi keluhan warga.

Baca Juga :  Penjabat Gubernur NTT : Ngada Bisa Jadi Tempat Studi Banding Pelayanan Publik

Dalam pertemuan tersebut, Wabup Nagekeo Gonzalo Muga Sada berdiskusi teknis dengan jajaran BPJN NTT terkait titik-titik jalan yang diusulkan, kesiapan dokumen, hingga skema pemeliharaan setelah pembangunan. Tujuannya agar program pusat benar-benar tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan langsung warga.

Wabup Gonzalo menyampaikan bahwa Pemkab Nagekeo, berkomitmen mengawal penuh program ini.

“Kami datang ke BPJN untuk memastikan usulan jalan daerah Nagekeo masuk prioritas dan prosesnya berjalan cepat. Jalan adalah urat nadi. Kalau jalan bagus, harga hasil tani naik, anak sekolah lancar, akses kesehatan juga mudah,” ujar Wakil Bupati melalui pesan whatsap yang di terima Florespos.net, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga :  Pemda Manggarai Timur Komitmen Turun 7 Persen Stunting

Lebih lanjut, Wabup Gonzalo menekankan pentingnya sinergi Pemkab dan BPJN.

“Kami siap mendukung dari sisi data, fasilitasi lahan, dan pengawalan di lapangan. Tapi teknis pembangunan dan pemeliharaan kami serahkan ke BPJN sebagai kewenangan pusat. Kolaborasi ini kunci agar Inpres Jalan Daerah tidak hanya jadi proyek, tapi jadi solusi jangka panjang,” tambahnya.

Turut hadir mendampingi diskusi, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi NTT, Kepala Seksi Perencanaan dan Pengadaan, Kasi KPij  Kerjasama Pemerintah dan Investasi Jalan,  Kepala Seksi Pembangunan, dan Kepala Sub Bagian Umum dan Tata Usaha BPJN NTT. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair
Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif
Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan
Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal
PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende
Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’
John Tuba Helan Kritisi Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah
Djafar Achmad Temui Direktur Utama PT Pelindo Bicara Soal Perhatian ke Pensiunan Pelabuhan se Indonesia
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:29 WITA

Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:19 WITA

PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:37 WITA

Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’

Berita Terbaru

Opini

Tanah yang Menolak Dibungkam

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:14 WITA

Opini

Ketika Sekolah Tidak Lagi Memanusiakan Peserta Didik

Kamis, 15 Okt 2026 - 11:10 WITA