Akses Ruas Jalan Watu Cie – Deno Manggarai Timur Putus Total - FloresPos Net

Akses Ruas Jalan Watu Cie – Deno Manggarai Timur Putus Total

- Jurnalis

Selasa, 9 Januari 2024 - 07:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Ruas Jalan Kabupaten Watu Cie-Deno di Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), putus total.

Longsor besar terjadi di Desa Poco Lia membuat kendaraan roda dua dan empat tidak bisa melintas.

Warga Pocolia, Alfred Kase kepada Florespos.net, Senin (8/1/2023) mengatakan, longsor terjadi Senin sore pukul 18.00 Wita.

Material longsor besar terjadi di sekitar Wae Redong, Desa Poco Lia. Tumpukkan material berupa tanah dan batu menutupi seluruh badan jalan membuat kendaraan tidak bisa melintas, baik dari arah Watu Cie maupun dari arah Deno.

Baca Juga :  Kerja Sama Pemerintah Irlandia-Indonesia Lakukan Pemutahiran Data Disabilitas

Para pengendara terpaksa tidak melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda motor dan memilih berjalan kaki. Materi tanah dan batu sangat besar. Hingga kini belum dibersihkan karena hujan masih terus turun di daerah itu.

Alfred mengatakan, kendaraan roda empat dan dua masih tertahan di sekitar lokasi tanah longsor.

Ronal, salah satu warga Desa Pocolia yang dihubungi Florespos.net,  Senin, (8/1/2023) pukul 19.00 membenarkan kejadian longsor di desa Pocolia.

Menurut dia, saat ini, semua jenis kendaraan tidak bisa melintas. Hujan turun sekitar tiga jam membuat material tanah dan batu menutup badan jalan.

Baca Juga :  Wabup Manggarai Timur Minta Para Kades Transparan Kelola Dana Desa

“Beberapa kendaraan balik arah dan memilih jalan yang sedikit lebih jauh, sementara ada yang lain menitipkan kendaraan di rumah warga sekitar lokasi longsor,” katanya.

Ronal mengungkapkan, pihaknya sempat merekam detik-detik terjadinya longsor tersebut. Kondisi sedikit menyeramkan apalagi kondisi tanah dan batu turun dari tebing.

Tidak ada warga yang berani melintas atau mendekati daerah longsoran karena takut terjadi longsor susulan. Besar harapan pemerintah bisa melakukan pembersihan material sehingga akses bisa lancar kembali. *

Penulis: Albert Harianto I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup
Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)
OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II
Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026
Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Berita ini 175 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:37 WITA

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup

Senin, 27 Juli 2026 - 11:16 WITA

Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)

Senin, 27 Juli 2026 - 10:54 WITA

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Juli 2026 - 10:49 WITA

Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Berita Terbaru

Nusa Bunga

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Jul 2026 - 10:54 WITA

Opini

Pertobatan Hati untuk Solidaritas Persaudaraan Global

Senin, 27 Jul 2026 - 06:33 WITA