BORONG, FLORESPOS.net-Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Timur, NTT, Siprianus Habur meminta para Kepala Desa (Kades) mengelola dana desa secara transparan dan pembangunan harus sesuai kebutuhan masyarakat desa, bukan kehendak Kades.
Wakil Bupati (Wabup) Sipri Habur mengatakan perlu ada keterbukaan informasi mengenai penggunaan Dana Desa supaya masyarakat tidak curiga.
Menurut dia, banyak program desa yang tidak diketahui masyarakat desa karena para Kades jarang sosialisasi dan melakukan pertemuan dengan masyarakat.
Kalaupun ada pertemuan yang hadir hanya perangkat desa, warga baru tahu program di desa setelah ada kegiatan.
“Selain itu banyak program desa yang tidak sesuai kebutuhan masyarakat. Jadi saya minta para Kades transparan kelola dana desa,” kata Wabup Sipri Habur saat sambutan pelantikan Kepala Desa se-Kecamatan Lamba Leda, di Aula Paroki Benteng Jawa, Selasa (4/6/2023).
Wabup Sipri Habur juga mengatakan, menjadi Kades saat ini menjadi incaran dan dambaan. Antusias mencalonkan diri menjadi Kades semakin tinggi. Desa didukung dana miliaran rupiah untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Penggunaan dana desa harus sesuai perencanaan dan kerjakan sesuai RPJMDes. Jadi kalau saat ini sudah ada telford, lanjut lapen jangan lagi buka jalan baru. Untuk program pembangunan jalan di kabupaten, perencanaan hotmix dan desa silakan lapen.
“Jangan selesai dilantik langsung gemerlap. Nanti rakyat bertanya, dari mana semua ini? Berikan kepada rakyat yang menjadi hak rakyat dan ambil yang menjadi hakmu,” kata Wabup Sipri Habur.
Wabup Sipri Habur juga mengatakan, perlu pengawasan yang ketat dengan membentuk tim pengawas lapangan. Supaya tidak ada penyimpangan dalam pelaksanaan program.
Tugas utama Kades adalah melaksanakan peraturan dengan berpedoman pada peraturan Undang-Undang. Dana desa digunakan untuk mendanai pelaksanaan kewenangan yang ada di desa dan sudah diatur dalam Undang-Undang.
Wabup Sipri Habur mengatakan, proses pemilihan sudah selesai. Selama proses pemilihan, mulai dari tahapan kampanye sampai pada pelantikan, tentu banyak perbedaan pilihan bahkan perpecahan.
Oleh karena itu, Kades harus melakukan rekonsiliasi dengan para kandidat yang kemarin ikut bertarung. Bersama masyarakat dan juga kelompok yang dinilai tidak mendukung dengan demikian pembangunan nantinya tidak mengalami hambatan.
Para Kades, kata Wabup Sipri Habur, sebagai ujung tombak pembangunan di tingkat desa, oleh karena itu pembanguan hendaknya dijaga supaya tidak terjadi penyimpangan dan berharap pembanguan berjalan aman tanpa hambatan sehingga masyarakat bisa menikmatinya.
Dana yang dikucurkan ke setiap desa, demikian Wabup Sipri Habur, dimanfaatkan untuk mendekatkan pelayanan dan peningkatan kesejahteraan antar rakyat, antar pribadi dan keluarga, bukan untuk Kades itu sendiri.
Florespos.net mencatat, para Kades se Kecamatan Lamba Leda yang dilantik oleh Wabup Sipri Habur, yakni Kades Golo Rentung, Ignatius Letor Sabon, Kades Golo Paleng, Antonius Haryanto, Kades Goreng Meni Utara, Robertus Suman, Kades Lamba Keli, Ferdinandus Budiman dan Penjabat Kades Desa Golo Nimbung.*
Penulis: Albert Harianto / Editor: Wentho Eliando










