ENDE, FLORESPOS.net-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ende mendesak Pemerintah Kabupaten Ende untuk segera membuka dan mengaktifkan secara optimal Media Center di Posko Tanggap Darurat Bencana di Kantor BPBD Ende.
Langkah ini sangat penting guna menyajikan pembaruan data yang transparan sekaligus mencegah penyebaran berita bohong (hoaks) yang meresahkan masyarakat pascabencana gempa bumi di wilayah ini.
Media Center sangat penting mengingat Pemerintah Provinsi telah memperpanjang masa Tanggap Darurat hingga 12 September 2026.
“Media Center di Posko Tanggap Darurat di masa tanggap darurat tahap kedua harus dibuka, data dan perkembangan penanganan bencana harus di up date oleh publik melalui media,” kata Anggota DPRD Ende, Ansel Kaise kepada wartawan di pelataran kantor DPRD Ende, Jumat (28/8/2026) sore.
Ansel menyarankan kepada pemerintah agar melaporkan perkembangan penanganan bencana gempa bumi di daerah ini bisa dilaporkan kepada publik setiap lima jam atau setiap hari pada pukul 18.00 wita.
“Jika pada tanggap darurat tahap pertama Media Center kurang berperan karena masih sibuk dan fokus penanganan maka pada tahap kedua harus dibuka untuk informasi publik,” katanya.
Ansel mengatakan dengan adanya Media Center yang terintegrasi maka arus informasi satu pintu dari posko darurat dapat menjadi rujukan utama bagi jurnalis dan masyarakat.
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 Selanjutnya










