Transparansi data ini sekaligus diharapkan mampu menenangkan warga di tenda-tenda pengungsian agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu pada masa penanganan bencana khususnya tanggap darurat tahap kedua.
Untuk diketahui pada masa tanggap darurat tahap pertama pasca gempa Flores 15 Agustus 2026 lalu, Pemkab Ende membuka Posko Tanggap Darurat di Kantor BPBD Ende.
Namun di Posko Tanggap Darurat tersebut tidak dibuka Media Center sehingga wartawan kesulitan mengakses data dampak bencana, penanganan hingga pendistribusian logistik ke masyarakat terdampak.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2










