MAUMERE, FLORESPOS.net-Gempa bumi tektonik yang melanda Pulau Flores Sabtu (15/8/2026) pukul 05.48 Wita berkekuatan 7,7 magnitudo mengakibatkan berbagai kerusakan rumah dan bangunan.
Kerusakan juga terjadi di Kantor Bupati Sikka berlantai 3 dengan 2 gedung lainnya yang berlantai 2 yang berada di kedua sisi kantor utama yang ditempati bupati dan wakil bupati Sikka.
“Setelah dilakukan assessment kantor Bupati Sikka masuk dalam kategori sedang sehingga direkomendasikan penggunaannya terbatas,” sebut Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi, Senin (31/8/2026).
Simon mengatakan, terdapat ada beberapa bagian di dalam gedung tersebut yang mengalami kerusakan dan retak-retak di berbagai tembok bangunan yang juga menjadi tempat berkantor Sekretariat Daerah (Setda).
Lanjutnya, semua bagian di Sekretariat Daerah (Setda) yang ada di Kantor Bupati Sikka berkantor di tenda-tenda BNPB yang disiapkan di halaman kantor Bupati Sikka.
“Pelayanan tetap berjalan mulai hari ini termasuk pelayanan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pun tetap beroperasi.Pelayanan publik tetap berjalan seperti biasa dan kantor-kantor yang mengalami kerusakan ringan tetap beroperasi,” ungkapnya.
Simon mengatakan, pelayanan publik di tenda-tenda tersebut berlangsung hingga masa tanggap darurat berakhir pada tanggal 11 September 2026.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 Selanjutnya










