Stok Makanan Semakin Menipis, Warga Towak dan Aeramo-Nagekeo Mulai Panik - FloresPos Net

Stok Makanan Semakin Menipis, Warga Towak dan Aeramo-Nagekeo Mulai Panik

- Jurnalis

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Tiga hari pascagempa 7,7 magnitudo, warga di Kelurahan Towak dan Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai diliputi kepanikan.

Bukan karena gempa susulan, tetapi karena stok makanan semakin menipis, laporan jurnalis Florespos.net Arkadius Togo dari Desa Aeramo, Nagekeo.

Aktivitas warga saat ini lumpuh total. Pasar tutup, kebun tidak digarap, dan semua orang bertahan di tenda pengungsian.

“Kami mau mati pak. Stok makanan susah hampir habis,” ujar Simon Sue, warga terdampak saat ditemui di lokasi pengungsian, Senin (17/8/2026).

Baca Juga :  Hari Pahlawan, Penggagas dan Penulis Launching Buku Biografi Pahlawan Herman Fernandez di Larantuka

Menurut Simon, hingga saat ini warga sudah tidak lagi beraktivitas seperti biasa. Semua fokus mencari tempat aman dan menunggu bantuan.

“Sementara stok makanan semakin berkurang. Beras di rumah sudah habis. Yang ada hanya singkong sedikit,” katanya dengan nada cemas.

Ia berharap kepada pemerintah segera menurunkan bantuan agar bisa menambah stok makan warga.

“Jika tidak, masyarakat mati bukan karena ditindis reruntuhan tapi karena mati kelaparan,” tegasnya.

Senada disampaikan Forus Bongo, warga Desa Aeramo. Ia mengaku saat ini bahan makanan di rumahnya tinggal sedikit.

Baca Juga :  Turki Sumbang 100 Sapi Kurban untuk Manggarai Barat

“Sementara bantuan dari pemerintah tidak ada sama sekali,” ujarnya lirih.

Warga berharap ada penyaluran beras, mie instan, air bersih, lauk pauk, dan kebutuhan bayi serta lansia dalam waktu dekat.

Sementara Asisten Administrasi Umum Setda Nagekeo Silvester Teda mengatakan bahwa saat ini pihak Pemerintah Kabupaten Nagekeo berupaya untuk segera memberikan bantuan.

“Kita sementara dan sedang membawa bantuan ke setiap posko-posko yang ada,” ujarnya. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan
Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen
Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan
Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat Rp.237 Miliar Lebih
Pemkab Sikka dan BTN Tandatangan Kerjasama Terkait Penyediaan Jasa Layanan Perbankan
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:13 WITA

Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:12 WITA

Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:34 WITA

20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:05 WITA