Kolaborasi AMAG dan Dompet Dhuafa, 100 Paket Bantuan untuk Pemulihan Penyintas Gempa di Nagekeo - FloresPos Net

Kolaborasi AMAG dan Dompet Dhuafa, 100 Paket Bantuan untuk Pemulihan Penyintas Gempa di Nagekeo

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 18:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-AMAG (PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk) dan Dompet Dhuafa mendistribusikan 100 paket bantuan berupa sembako dan hygiene kit. Bantuan didistribusikan untuk para penyintas di Desa Mbay II dan Desa Nangadhero, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT, pada Kamis (10/9/2026).

Melalui Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan langsung kepada tangan-tangan penyintas. Sebanyak 100 KK/403 jiwa penyintas terbantu dengan kebaikan dari AMAG.

“Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat sekaligus memberikan semangat untuk terus bangkit. Semoga kondisi di NTT dapat segera pulih dan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Kepala Cabang AMAG Bali, I Nyoman Deuteronomy dalam rilis yang diterima media ini, Rabu (16/9/2026).

Tim Dompet Dhuafa mengangkut semua bantuan dengan kendaraan taktis dan melewati hamparan tanah yang tandus dan kering. Beberapa rumah warga terlihat rusak: retak, rubuh dan tidak layak huni.

Baca Juga :  Hasil Sementara Pilkada Serentak di NTT, Nasdem Klaim Menang 8 Daerah

Meski penyintas mulai kembali pada aktivitas sehari-harinya, rasa khawatir tetap meliputi tubuh warga. Seraya memori kolektif, ketika gempa susulan guncang kembali, mereka langsung segera evakuasi diri.

Dengan kondisi ini, angin kebaikan datang bersama AMAG. AMAG, sebagai sebuah perusahaan, terketuk melihat kondisi penyintas gempa NTT yang masih membutuhkan uluran tangan. AMAG dan Dompet Dhuafa akan merencanakan program keberlanjutan untuk membantu penyintas gempa NTT dalam jangka panjang.

“Bagi kami, bantuan ini bukan hanya mengenai apa yang diberikan, tetapi juga tentang bagaimana kita dapat hadir ketika masyarakat sedang membutuhkan. Kami berharap apa yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi penerima dan sedikit membantu mereka dalam menjalani masa pemulihan,” ungkap Tim AMAG Bali, Agus Made.

Berdasarkan laporan per-11 September 2026, Dompet Dhuafa telah memberikan layanan bantuan sebanyak 23.800 jiwa. Mulai dari layanan Psychological First Aid (PFA), logistik pangan dan non-pangan, permakanan, SAR-Evakuasi, kesehatan, layanan air bersih, layanan internet, dan masjid darurat.

Baca Juga :  Kalapas Ende Resmi Diganti, Taufik Hidayat Ganti Antonius Jawa Gili

Gempa bumi NTT mengganggu 56.577 jiwa terdampak dan mengungsi. Sebanyak 102.384 unit rumah rusak; 2.147 fasilitas pendidikan terdampak; 1.915 fasilitas umum terdampak; 663 kantor rusak; 620 rumah ibadah rusak; 157 fasilitas kesehatan terdampak; dan 4 pasar tradisional terdampak.

“Kami sangat terbantu dengan insiatif kebaikan dari kawan-kawan AMAG. Kami sangat terima kasih atas kolaborasi ini. Semoga kolaborasi kebaikan ini mampu mengembalikan kembali semangat penyintas untuk menatap kembali masa depannya,” ujar Kepala Bagian Tanggap Darurat, Pemulihan, Rekonstruksi DMC Dompet Dhuafa, Eka Suwandi.

Hingga kini DMC masih terus bersama untuk percepatan pemulihan penyintas gempa di NTT. Semoga masyarakat atau penyintas terdampak gempa bisa segera pulih dan mampu menata kembali masa depannya. *

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

‘Hidup Tak Ada Ujung’, Alumni SPP dan SPMA St Isidorus Boawae Temu Kangen di Ende
Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik
Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi
DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga
Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung
DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 19:27 WITA

‘Hidup Tak Ada Ujung’, Alumni SPP dan SPMA St Isidorus Boawae Temu Kangen di Ende

Jumat, 6 November 2026 - 18:46 WITA

Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik

Jumat, 6 November 2026 - 17:35 WITA

Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi

Jumat, 6 November 2026 - 10:22 WITA

Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WITA

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Keadilan Kesehatan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 10:26 WITA