Saya akhiri ini saja. Saya ajak teman seprofesi, Sutomo pergi ke kedai kopi di Pantai Lebao sambil coba kontak Maxi Werang. Dia seprofesi, asal Solor Barat. Dia pandai menulis berita: tulisan dia menarik, dan mudah dimengerti.
Saya pesan Maxi bawakan arak dua botol–minuman tradisional khas kami orang Flores. Minuman tradisional ini sangat nikmat dan bisa tidur pulas. Itu kalau minumnya sedikit. Tapi, kalau kelebihan minum arak bisa bikin mabok–bisa ribut. Buat gara-gara (cari masalah)–itu sudah jadi rahasia umum.
Pesan rahasia ini ternyata bocor. Sampai ke telinga Eman. Dia juga se profesi. Dia kirim pesan singkat melalui WhatsApp. “Bro…BDS ya”. Saya balas. “Apa itu BDS? Saya tidak sedang diskusi BDS loh.” Dia pun balas dengan polos: “BDS (Bagi Dengan Saya)”. Ah..ada-ada saja.*
Wartawan dan Editor Florespos.net
Editor : Anton Harus










