Stop Buang Pampers Sembarangan, Kesepakatan RT 01 Wae Sambi Manggarai Barat - FloresPos Net

Stop Buang Pampers Sembarangan, Kesepakatan RT 01 Wae Sambi Manggarai Barat

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Warga Rukun Tetangga (RT) 01 Wae Sambi, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) sepakat tidak buang sembarangan sampah, termasuk pampers bekas, antara lain alasan kebersihan dan kesehatan.

Kesepakatan tersebut hasil rapat bersama penduduk setempat di kediaman Ketua RT. 01 Wae Sambi, Vitus Modestus Wendy, Kamis (14/5/2026) sore hingga malam.

RT. 01 Wae Sambi bagian dari Rukun Warga (RW/Dusun) 01 Wae Sambi, Desa Batu Cermin. Desa ini juga bagian dari Labuan Bajo ibu kota Mabar sekaligus kota Kecamatan Komodo.

Persoalan pampers bermula dari suara Aleksius De kosta. Saat itu dia menyoroti, bahwa di lingkungan RT. 01 Wae Sambi disinyalir ada oknum warga yang alir buang air limbah rumah tangga di jalanan.

“Akibatnya kintal orang/tetangga jadi sasaran, belepotan lumpur sepanjang waktu. Ini mesti segera diselesaikan, karena sudah darurat,” katanya.

Baca Juga :  Pelaku UMKM di Manggarai Barat yang Gunakan Formalin Mesti Diproses Hukum

Suara Da kosta bak gayung bersambut. Robert Resmiyanto berkeluh kesah masalah Pampers bekas. Bahwa selama ini di pekarangannya jadi langganan kiriman sampah kiriman, termasuk pampers bekas.

Bahkan tak sedikit yang sudah dicabik-cabik oleh anjing, kotoran dalam Pampers terbongkar dan menebarkan bau busuk di kompleks tempat tinggalnya.

Tak hanya itu, di kediamannya sejauh ini juga terus menerus menyaksikan dan mencium busuk bersumber dari limbah rumah tangga. Diduga itu bersumber dari tetangga, ucap mantan Camat Mbeliling Mabar itu.

Tetangga Resmiyanto, Heri Harman, juga senada. Selama ini dia dan keluarganya terus mendapat perlakuan buruk akibat bau busuk limbah rumah rumah tangga, juga diduga milik tetangga. Keadaan itu sudah dia sampaikan kepada pemerintah tetapi hasilnya sampai sekarang masih nihil.

Terhadap suara Da kosta, Resmiyanto dan Harman, disepakati bahwa itu menjadi atensi bersama warga RT. 01 Wae Sambi. Itu harus dihentikan. Stop buang sampah sembarangan, termasuk pampers dan sebagainya tidak buang di got atau selokan atau drainase dan lain-lain.

Baca Juga :  Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende Minta Pemerintah Evaluasi Penyertaan Modal ke Bank NTT

Tak hanya sepakat untuk stop buang sampah sembarangan, termasuk pampers jangan alir buang air limbah rumah tangga ke jalan, dan sejenis lainnya.
Peserta rapat juga sepakat agar jam bunyi besar musik dibatasi agar tidak mengganggu warga lain. Juga tak boleh parkir kendaraan di bahu jalan.

Mengingat di kompleks RT. 01 Wae Sambi banyak kos-kosan, dan kontrakan, penertiban penduduk juga penting pihak RT setempat.

Ketua RT. 01 Wae Sambi, Vitus Modestus Wendy, mengatakan, rapat terbuka ini demi transparansi. Karenanya kesepakatan bersama dalam rapat tersebut akan dijadikan rujukan regulasi RT. 01 Wae Sambi ke depan. Wendy terpilih jadi Ketua RT. 01 Wae Sambi pada 19 April 2026, seperti dilansir media ini sebelumnya. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka
Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan
Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen
Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan
Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat Rp.237 Miliar Lebih
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:09 WITA

Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:13 WITA

Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:12 WITA

Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:05 WITA