Heboh BDS - FloresPos Net

Heboh BDS

- Jurnalis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 10:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Wentho Eliando

HAMPIR dua pekan sudah. Cuaca di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) begitu terik. Siang hari, jalan utama, khusus Kota Larantuka sedikit lebih sepi. Semua cari tempat teduh–rumah, pantai dan rindang pohon. Malam hari, cari warung kopi–duduk santai sambil diskusi. Diskusi panas, dingin, heboh dan diskusi ringan soal-soal di kabupaten tercinta ini.

Seirama cuaca Flores Timur. Diskusi pun jadi panas dan heboh. Soal BDS. BDS memang sedang jadi isu menarik, panas dan heboh di Flores Timur. Pasca Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen memperkenalkan dan membentuk tim BDS. BDS ini, sejatinya singkatan dari Bisnis Development Service.

Panas dan heboh karena istilah atau sebutan Bisnis Development Service (BDS) ini baru nyaring terdengar di telinga, khususnya masyarakat Kabupaten Flores Timur. Tapi, tidak bagi masyarakat di negara-negara industri maju, seperti Eropa dan Amerika dan lainnya.

Soal BDS ini, ada yang bilang salah, keliru dan tidak tepat diterapkan di daerah. Ada juga bilang, benar, tidak keliru dan tepat diterapkan untuk mendorong dan mengangkat pertumbuhan ekonomi dan usaha masyarakat Flores Timur saat ini.

Baca Juga :  Ritus Adat Roko Molas Poco, Tandai Pembangunan Rumah Adat Gendang Wangka

Tak hanya sampai di situ. Ada lagi yang bilang, tupoksi aparatur sipil negara (PNS dan PPPK), dan organisasi perangkat daerah bisa jadi tumpul dan terancam cukup serius karena ada tim di luar birokrasi dan tata kelola pemerintahan daerah. Jangan-jangan, BDS lahir karena sudah bosan: Bosan Dengan Sistem. Sistem tata kelola birokrasi yang oleh Bupati Anton Doni Dihen dalam satu kesempatan kegiatan menilai penghambat inovasi. Masing-masing dengan alasan dan argumentasi.

Pro-kontra jalan terus. Baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Semua laman face book dan grup whatsapp penuh dengan teori, pandangan dan pendapat. Tak terelakkan, ada juga yang asal omong sesuai pikiran dan persepsi. Namanya juga diskusi. Ya begitulah.

Belum tahu persis BDS yang dimaksud dan sedang santer di Flores Timur ini. Apa sudah terbentuk secara definitif merujuk pada regulasi-regulasi atau masih samar. Apa dan bagaimana cara kerja? Apakah seperti yang berkembang di negara-negara industri maju, Eropa dan Amerika, atau? Pun masih samar.

Baca Juga :  Anggaran untuk 819 Tenaga Honorer Flores Timur Diakomodir di APBD Perubahan 2023

Sedikit pasti, ada nama-nama orang yang muncul. Setidaknya, Bupati Antonius Doni Dihen–dalam beberapa kesempatan road show: Waibao, Bayolewun, Waiwadan, Lewograran dan Hewa sudah memperkenalkan tim BDS ini. Tim ini diklaimnya untuk mendukung visi Lompatan Jauh lebih cepat terwujud di tanah Lamaholot, Flores Timur dalam lima tahun ini.

Saya coba cari informasi dan referensi dari berbagai sumber. Disebutkan, bahwa Business Development Service (BDS) adalah layanan komprehensif yang mendukung pertumbuhan dan pengembangan usaha secara berkelanjutan, memastikan pelaku usaha memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk sukses

Tujuannya, untuk meningkatkan kinerja bisnis, memberikan panduan dan dukungan agar usaha dapat berjalan lebih efisien dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar, meningkatkan daya saing: usaha atau bisnis, membantu pelaku usaha/UMKM menjadi lebih kompetitif melalui peningkatan keterampilan dan wawasan.

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

English is Fun: Kolaborasi Hangat Rita English Club dan Cristo Re English Club dalam English Night
Perempuan, Dapur dan Warisan Pangan Lokal (Meneropong Lebih Jauh Festival Pangan Lokal di Kampung Adat Wogo)
LNBM Berkomitmen Terus Nyalakan Lentera Riset dan Pemberdayaan ke  Seantero Indonesia
Konsisten Selamatkan Satwa Komodo dan Habitatnya, Warga Pota Matim Raih Kalpataru dan Aneka Penghargaan
Janji Allah dan Keteguhan Hati, Pesan Ramadan dari Mimbar Subuh Nurul Iman Waiwerang
Babak Baru di Ujung Dermaga
Ritel Modern, Meja Kasir dan Kerukan Recehan (Perspektif Manajemen SDM)
Bang Nik: Sosok Dosen, Peneliti, Penulis Buku dan Pernah Menimba Ilmu di Israel
Berita ini 1,150 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 11:39 WITA

English is Fun: Kolaborasi Hangat Rita English Club dan Cristo Re English Club dalam English Night

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:32 WITA

Perempuan, Dapur dan Warisan Pangan Lokal (Meneropong Lebih Jauh Festival Pangan Lokal di Kampung Adat Wogo)

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:51 WITA

LNBM Berkomitmen Terus Nyalakan Lentera Riset dan Pemberdayaan ke  Seantero Indonesia

Minggu, 1 Maret 2026 - 16:03 WITA

Konsisten Selamatkan Satwa Komodo dan Habitatnya, Warga Pota Matim Raih Kalpataru dan Aneka Penghargaan

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:46 WITA

Janji Allah dan Keteguhan Hati, Pesan Ramadan dari Mimbar Subuh Nurul Iman Waiwerang

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ini Pesan Ketua Yapertif kepada Sarjana Baru dari Rahim Uniflor

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:22 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Dari Wae Sambi, Pelajaran Kecil yang Besar Artinya

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:36 WITA

Nusa Bunga

Rentang Waktu 2026, Dinkes Ende Temukan 32 Kasus DBD

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:29 WITA