18 Mahasiswa Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Ikuti Program Gentan Skin dan Ditempatkan di Flotim - FloresPos Net

18 Mahasiswa Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Ikuti Program Gentan Skin dan Ditempatkan di Flotim

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Sebanyak 18 mahasiswa Program Studi (Prodi) D3 Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) St. Elisabeth Keuskupan Maumere mengikuti kegiatan Program Gentaskin (Gerakan NTT Tuntas Stunting dan Kemiskinan).

Gentaskin merupakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik berbasis kolaborasi sosial dengan melibatkan berbagai perguruan tinggi di wilayah LLDIKTI XV,pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya.

“Hari ini kami melepas 18 mahasiswa kami yang tergantung dalam Prodi D3 Keperawatan tingkat 2 semester 4 akhir untuk terlibat dalam kegiatan KKN tematik Gentaskin yang diselenggarakan oleh LLDIKTI Wilayah XV,” sebut Ketua Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere,Maria Kornelia Ringgi Kuwa,S.St,M.Kes, Kamis (9/7/2026).

Maria katakan,sebanyak 18 mahasiswa ini kurang lebih selama 2 bulan akan ditempatkan di lokasi yang dipilih oleh masing-masing mahasiswa ini di Kota Larantuka dan sekitarnya serta desa-desa di Pulau Adonara Kabupaten Flores Timur.

Dirinya menambahkan, para mahasiwa akan mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan stunting dan juga untuk pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayah penempatan tersebut.

Baca Juga :  In Memoriam Uskup Sensi: Predica Verbum Opportune, Importune

“Mereka akan bergabung dengan mahasiswa dari kampus-kampus lain di Pulau Flores dan wilayah lainnya di NTT yang berada di bawah naungan Lembaga LLDIKTI Wilayah XV,” terangnya.

Maria mengaku bersyukur sejak tahun 2025 lalu Stikes St.Elisabet Keuskupan Maumere terlibat dalam kegiatan program Gentasskin meskipun jumlah mahasiswa mereka yang terlibat masih terbatas.

Namun di tahun 2026 kata dia, semakin banyak perguruan tinggi terlibat sehingga jumlah mahasiwa yang mengikuti program ini pun jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan tahun lalu.

“Panduan kegiatan secara umum kita dapat dari LLDikti Wilayah XV kemudian dari kampus sendiri kita punya panduan internal terkait pencapaian kompetensi mereka untuk pelaksanaan KKN,” ucapnya.

Maria menerangkan, Kampus Stikes St.Elisabet Keuskupan Maumere mempunyai target yang harus dipenuhi para mahasiwa yang terlibat dalam program ini selama 2 bulan lebih berada di lapangan.

Baca Juga :  Kebijakan Stimulus Ekonomi, Pelni Berlakukan Diskon Tiket 50 Persen

Ia menambahkan, karena Prodi yang terlibat adalah Prodi D3 Keperawatan sehingga kompetensi atau apa yang mereka bisa berikan ke masyarakat tentunya berkaitan dengan kompetensi keperawatan.

“Nanti mereka menyesuaikan dengan kegiatan yang ada di lintas sektor yang ada di pemerintahan desa atau di kecamatan serta akan berkolaborasi dengan berbagai pihak yang terlibat,” ungkapnya.

Maria berharap dengan kegiatan KKN Tematik Gentaskin ini para mahasiswa bisa mengabdikan diri serta bisa mengaplikasikan semua teori keperawatan yang sudah mereka peroleh selama berkuliah di Stikes St. Elisabeth Keuskupan Maumere.

“Yang paling penting mereka belajar bagaimana untuk menlaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi yakni Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan serta Pengabdian Kepada Masyarakat,” pungkasnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kantor Kekarantinaan Kesehatan Kupang Kirim Mobil Ambulance dan Tim Layani Warga Terdampak Gempa di Weleng Manggarai Timur
Anak-Anak Pengungsi di Nagekeo Kembali Tersenyum Lewat Nonton Bersama
Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit
Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok
Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil
Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan
Pemkab Manggarai Timur Ungkap Fakta Penanganan Bantuan di Lamba Leda Utara
5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:14 WITA

Kantor Kekarantinaan Kesehatan Kupang Kirim Mobil Ambulance dan Tim Layani Warga Terdampak Gempa di Weleng Manggarai Timur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:55 WITA

Anak-Anak Pengungsi di Nagekeo Kembali Tersenyum Lewat Nonton Bersama

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:26 WITA

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:47 WITA

Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WITA

Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan

Berita Terbaru

Opini

Mutiara dari Syiar Maulid Nabi untuk Flores yang Terluka

Selasa, 25 Agu 2026 - 19:46 WITA