Danau di Tengah Jalan Dalam Kota Super Premium Labuan Bajo - FloresPos Net

Danau di Tengah Jalan Dalam Kota Super Premium Labuan Bajo

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Banyak jalur jalan di Labuan Bajo ibu kota Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) memprihatinkan. Bukan cuma rusak, tetapi ada pula jalan yang jadi “danau” akibat aspal-apal dan batu fundasinya sudah terbongkar.

Pemandang itu ada di salah satu jalan di Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Mabar.

Pengamatan media ini, Selasa (7/7/2026), “telaga” di tengah jalan itu sepanjang lebih kurang 10 meter, lebar sekitar 5 meter. Warna air hijau. Jalan tersebut tak jauh dari lapangan bola sepak Wae Sambi tembus Kampung Wae Sambi dan dekat pertigaan mata air Wae Sambi.

Kampung Wae Sambi dan sekitar, termasuk area jalan “berdanau” adalah bagian dari Desa Batu Cermin.

Setiap kendaraan lewat harus menyeberang “danau” tersebut yang bercampur lumpur. Kendaraan roda dua/sepeda motor terpaksa harus ambil bibir jalan yang juga berlepotan lumpur pekat.

Baca Juga :  Drumben Akpol Meriahkan Penyambutan AMMTC

Pada jalur yang sama, sekitar 5 meter dari “telaga” menuju pertigaan Kampung Wae Sambi, badan jalan yang rusak/berlubang sudah dipadati cadas.
Pemandangan medan jalan “berdanau” tersebut konon sudah lama terjadi.

Padahal itu tengah kota Labuan Bajo yang disebut kota super premium. Jalan dalam kota super premium sudah begini, apa lagi jalan di kampung-kampung di Mabar barangkali kerusakannya lebih parah. Mungkin negara atau daerah ini sudah keterbatasan anggaran. Mau bagaimana lagi. Nikmati saja, komentar Bernad, Titin, Heri dan Ahmad, ketika berbincang dengan media ini kompleks pasar Rakyat Batu Cermin Labuan Bajo siang itu, Selasa (7/7/2026).

Kondisi rusak juga terjadi di jalan sepanjang Kampung Wae Sambi, banyak aspal yang sudah terbongkar dan berlubang serta jalan-jalan sekitar juga begitu adanya. Kondisi demikian menyulitkan para pengendara untuk serba hati-hati agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Baca Juga :  Bupati Edi Pastikan 8 Desa di Manggarai Barat Akan Teraliri Listrik

Sejumlah warga setempat lain yang mengaku bernama Egi, Jefri, dan Samson, mengatakan, kondisi jalan rusak tak hanya dalam wilayah Desa Batu Cermin, tetapi sepertinya di banyak titik dalam kota Labuan Bajo yang selama ini didapuk kota super premium juga banyak yang rusak parah.

Kondisi demikian, apakah Labuan Bajo masih layak disebut kota super premium ataukah super primitif? Mudah-mudahan kerusakan jalan kota Labuan Bajo segera diperbaiki oleh pemerintah.

Sehingga roh super premiumnya tetap bertahan selamanya, komentar Egi, Jufri dan Samson saat itu kepada Florespos.net di kompleks Pasar Rakyat Batu Cermin yang juga bagian dari Desa Batu Cermin. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Wisuda ke-28, Unipa Usung Tema Inspiring Change, Berkarya, Berinovasi dan Menginspirasi
Suara dari Bukit Fatima: Mgr Frans Kopong Tolak Proyek Geothermal dan Dorong Solusi Energi Alternatif untuk Flores-Lembata
Pesan Rektor Unipa Bagi 708 Wisudawan Wisudawati: Jangan Menjadi Sarjana Kertas
Uskup Larantuka Hans Montero Tolak Geothermal di Flores Timur dan Lembata–‘Pembangunan Harus Hormati Manusia, Dengar Masyarakat, Lindungi Alam, dan Pelihara Persaudaraan’
Komisi 1 DPRD Ende Berharap Gabriel Dala Mampu Membangun Kolaborasi yang Baik antara Legislatif dan Eksekutif
Ini Yang Dilakukan Gabriel Dala Setelah Dilantik jadi Sekda Ende Definitif
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:58 WITA

Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:54 WITA

Wisuda ke-28, Unipa Usung Tema Inspiring Change, Berkarya, Berinovasi dan Menginspirasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:54 WITA

Suara dari Bukit Fatima: Mgr Frans Kopong Tolak Proyek Geothermal dan Dorong Solusi Energi Alternatif untuk Flores-Lembata

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Uskup Larantuka Hans Montero Tolak Geothermal di Flores Timur dan Lembata–‘Pembangunan Harus Hormati Manusia, Dengar Masyarakat, Lindungi Alam, dan Pelihara Persaudaraan’

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:54 WITA