Oleh: Walburgus Abulat
DIKENANG boleh, dilupa jangan. Demikian satu adagium bermakna yang memotivasi penulis untuk memulai tulisan tentang Lembaga Nusa Bunga Mandiri (LNBM). LNBM lahir dari sebuah keprihatinan akan situasi kemiskinan akut masyarakat sekaligus kerinduan memberikan jawaban atasnya.
Lembaga Non Government Organization (NGO) ini diinisiasi oleh tiga orang tokoh: Kanisius Teobaldus Deki, S.Fil, M.Th, Ir. Yohanes Jehan dan Iwan Manasa, S.IP. Sejak awal Kanisius Teobald Deki, yang biasa disapa Nik Deki, didapuk menjadi direktur lembaga sejak berdirinya tahun 2013.
Dari dokumen Anggaran Dasar, diketahui bahwa Lembaga Nusa Bunga Mandiri didirikan dengan tujuan untuk mengambil bagian dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui riset dan pemberdayaan ekonomi lokal dengan metode partisipatif.
Untuk menerjemahkan misi di atas, maka dalam 13 tahun usia lembaga ini, Direktur LNBM dan kru lembaga telah mengembangkan sedikitnya lima bidang riset.
Pertama, riset budaya yang meliputi caci, lembaga adat, hukum adat dan ritus.
Kedua, riset bidang pariwisata: agrowisata dan destinasi wisata.
Ketiga, riset ekonomi yang meliputi koperasi, keuangan mikro, studi pembangunnan, dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Keempat, riset sumber daya manusia di antaranya kajian SDM Parumda.
Kelima, riset karya sosial gereja dan impikasi terapannya di Keuskupan Ruteng, dan Keuskupan Labuan Bajo plus karya sosial Gereja mondial.
Ada pun lokasi riset yang sudah dilakukan LNBM selama ini di antaranya Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai Timur, Ngada, Ende, Sikka, Kupang dan DKI Jakarta.
Untuk menyukseskan misi di atas dan agar terus menyalakan literasi riset ini, maka Direktur LNBM Kanisius Teobaldus Deki memperkuat personel lembaga yang berasal dari pelbagai profesi, di antaranya Rektor Emeritus Unika Santo Paulus Ruteng yang saat ini menjadi Uskup Keuskupan Labuan Bajo Mgr. Prof. Dr. Maksimus Regus, S.Fil, M.Si; Ketua Emeritus STFK/IFTK Ledalero Pater Dr. Hubertus Muda, SVD dan masih bisa dideretkan beberapa nama besar lainnya.
Dalam keseharian aktivitas kantor LNBM di Jalan Robusta 46, Tenda-Ruteng, roda organisasi dijalankan oleh Antonius Mbukut, S.Fil., M.Th, selaku Executive Secretary dan Project Coordinator yang membaktikan diri sejak 2019. Tony, demikian sapaan akrabnya, adalah seorang peneliti sekaligus akademisi. Beberapa waktu lalu ia mengabdi di IFT Ledalero selaku dosen.
Aktivitas yang makin meningkat membutuhkan sumber daya manusia. Perlahan-lahan personil bertambah dengan hadirnya para sarjana filsafat dari luar dan dalam negeri. Salah satunya, Fransiskus Xaverius Suwardi, S.Fil yang menyelesaikan pendidikan Sarjana Filsafat di Universitas St. Thomas, Manila, Filipina.
Fery, demikian biasa disapa, bergabung sejak Agustus 2025. Tak lama berselang, bergabung pada Desember 2025, Walburgus Abulat, S.Fil, pemimpin redaksi mudikalink.net dan Wakil Pemimpin Redaksi Florespos.net yang juga penulis sejumlah buku.
Tak hanya menggandeng talenta berbakat di atas, dalam menyelesaikan riset yang sudah sedang dan akan terus dilakukannya ke depan, Direktur LNBM Bang Nik juga selalu berkolaborasi/bekerja sama dengan sejumlah pakar dari sejumlah perguruan tinggi ternama di Flores di antaranya IFTK Ledalero, Unika Santo Paulus Ruteng, STIE Karya Ruteng, dan Politeknik El Bajo Commodus Labuan Bajo.
Dalam kerangka kerja sama yang baik dan kemitraan di atas, maka LNBM dalam 13 tahun terakhir berhasil melakukan penelitian di bidang budaya, bidang pariwisata, bidang ekonomi, bidang sumber daya manusia, dan riset karya sosial gereja.
Beberapa riset yang sudah dan berhasil dilakukan di antaranya penelitian Persepsi Siswa SMU Se-Kota Ruteng Tentang Pengaruh Menonton TV Terhadap Proses Belajar di Rumah: Studi Deskriptif (Litbang STKIP St. Paulus, 2007); Studi Kebijakan Penanganan Gizi di Kabupaten Manggarai Tahun 2009 (Institute for Ecosoc Right, Mei 2010); Ritus-ritus Orang Manggarai (Yayasan Theresia-Pora Plate Jakarta, 2011).
Arti dan Makna Permainan Caci Orang Manggarai (Litbang STKIP St. Paulus, 2012); Revitalisasi Lembaga Adat (Litbang STKIP St. Paulus 2014); Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Manggarai (Bappeda Kab. Manggarai, 2015); Studi Awal Ritus-ritus Adat Orang Manggarai (Bappeda Kabupaten Manggarai 2017); Penelitian Pemetaan Kopi Masyarakat Manggarai (Yayasan Ayo Indonesia, 2020); Rencana Strategis Paroki Katedral Ruteng (Lembaga Nusa Bunga Mandiri, 2020).
Evaluasi Pembangunan Kabupaten Manggarai Barat (Lembaga Nusa Bunga Mandiri, 2020); Strategi Pengembangan Wisata Berbasis Pertanian (Agrowisata) di Kabupaten Manggarai Tahun 2021 (Bappeda Kabupaten Manggarai 2021); Perencanaan Tenaga Kerja Makro Kabupaten Manggarai Barat 2021-2025 (Dinas Nakretrans Kabupaten Manggarai Barat 2021); Dokumen Sumber Daya Manusia Perumda Wae Mbeliling-Manggara Barat Tahun 2021 (Perumda Wae Mbeliling 2021); Lembaga Masyarakat Hukum Adat Kabupaten Manggarai Timur (Dinas Pemerintahan dan Desa Kabupaten Manggarai Timur 2021).
Ora di Komodo-Menemukan Makna Legenda dan Pertautannya Dengan Pariwisata (Jakarta: Kantor Bahasa Pusat, 2023); Ritus-Ritus Adat Manggarai (Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Manggarai, 2024); dan Survei Tingkat Kepuasan Pengunjung Destinasi Taman Wisata Alam (TWA) Riung-Kabupaten Ngada (Jakarta: UNDP-In Flores, 2025), dan penelitian Analisis Sosial Ekonomi Masyarakat Habitat Komodo di Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Ngada tahun 2025.
Selain riset, LNBM juga melakukan pemberdaan orang muda melalui turnamen orang muda di Borong dan turnamen sepak bola Kaka Botek di Lembor, dan pemberdayaan orang muda melalui seni di Karot pada tahun 2018.
Profil Direktur LNBM
Direktur LNBM Kanisius Teobaldus Deki, S.Fil, M.Th atau yang akrab disapa Bang Nik lahir di Tenda Ruteng, Kabupaten Manggarai, pada 1 Juli 1976.
Sebelum menyelesaikan Sarjana Filsafat di IFTK Ledalero, Bang Nik pernah mengikuti International Carmelite Studies for Formation Haifa-Israel pada tahun 2000.
Pendidikan Sarjana Filsafat dan Magister Teologi diraihnya di IFTK Ledalero. S1 tamat tahun 2003, dan Magister Teologi pada tahun 2005.
Di tengah kesibukannya untuk aneka karya kemanusiaan dan sebagai Direktur, Bang Nik pernah mengemban aneka tugas/profesi di antaranya Dosen STKIP Santo Paulus Ruteng 2005-2018; Dosen STIPAS Santo Sirilus Ruteng 2007-2013; Dosen Tidak Tetap Universitas Widya Mandiri Kupang 2009; Dosen STIE Karya Ruteng 2019-sekarang.
Hasilkan Belasan Buku
Di tengah kesibukannya sebagai Direktur LNBM, dosen, dan konsultan peneliti, Bang Nik juga selalu ada waktu untuk menghasilkan aneka karya menulis, baik menulis buku, maupun menulis artikel ilmiah, menulis opini/feature, dan berminat pada dunia sastra.
Minat pada dunia literasi menulis dan membaca, ditekuninya sejak ia mengenyam pendidikan di SMP Stanislaus dan SMAK Pancasila Borong dalam dasawarsa 90-an.
Jiwa literasinya selama tenggang waktu itu sangat unik. Keunikannya terlihat ketika ia merangkai sejumlah momen penting dalam ziarah hidupnya, direfleksikannya, dan ditulis dengan tangan dan sebagian diketik lalu dijilid dan didokumentasikan secara baik.
Semangat literasi seperti ini semakin,menggelora takkala ia melanjutkan pendidikan di Kelas Persiapan Atas (KPA) Seminari Sintang Mataloko akhir tahun 1998 dan melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Filsafat Katolik (STFK) Ledalero atau yang saat ini berubah nomenklatur menjadi Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero dari Kampus Biara Karmel
Semua momen penting selama menjalani pendidikan di Seminari dan kuliah di IFTK Ledalero, termasuk ziarah perjalanan hidupnya di ajang internasional bertajuk International Carmelite Studies for Formation Haifa-Israel pada tahun 2000 terdokumentasi dengan baik.
Jiwa literasinya terlihat dari deretan ribuan buku yang memenuhi dua perpustakaan pribadi di rumahnya di Jalan Robusta No. 46 Tenda Ruteng yakni Perpustakaan pertama di Ruang Lantai I, dan Perpustakaan Kedua terdapat di Ruang Lantai II.
Pada dua perpustakaan pribadi ini berjejeran ribuan buku dari pelbagai disiplin ilmu yang ditulis para pakar dari pelbagai negara di dunia.
Ada buku filsafat, buku Teologi, budaya, sains, bahasa dan satra, serta aneka disiplin ilmu lainnya. Ada juga buku profil sejumlah tokoh baik pejabat pemerintahan, tokoh agama, maupun para tokoh sukses di bidangnya masing-masing.
Di antara ribuan buku ini, ada belasan di antaranya merupakan buku karya sosok yang luar biasa Kanisius Teobaldus Deki sendiri dan buku-buku karya bersama beberapa penulis lainnya..
Ada pun buku-buku karya Bang Nik yang telah dihasilkanya yakni Menjadi Abdi- Menghalau gelap Budi Menyingsing Fajar Pengetahuan (Ledalero, 2008),; Tradisi Lisan Orang Manggarai-Membidik Peraudaraan Dalam Bingkai Sastra (Parrhesia Institute Jakarta, 2011); Gereja Menyapa Manggarai (Parrhesia Institute Jakarta, 2011); Agama Katolik Berpijak dan Terlibat-Telaah Teologi Pastoral Dalam Konteks Manggarai dan NTT (Parrhesia Institute Jakarta, 2012); Setia Melayani Kemanusiaan-Tapak-Tapak Membangun Bersama 16 Tahun Kopkardios (Yogyakarta: AsdaMedia, 2016).
KSP Kopdit Suka Damai: Meretas Mimpi, Menggapai Harapan, Membangun Peradaban (Jakarta: Bianglala Kreasi Media, 2019); Membangun Kerajaan Allah Membentuk Komunitas Kasih (Yogyakarta: AsdaMedia, 2020); Agustinus Ch. Dula: Sebuah Biografi Pembangunan (Ruteng: Lembaga Nusa Bunga Mandiri, 2020); Terus Menggemakan Nurani Memantulkan Kesejahteraan 25 Tahun KSP Kopdit Hanura (Ruteng: Lembaga Nusa Bunga Mandiri, 2020); Terus Menjadi Cahaya yang Berpendar-50 Tahun SMAK St. Thomas Aquinas (Ruteng: Lembaga Nusa Bunga Mandiri, 2021).
Dian yang Tetap Bercahaya-75 Tahun Romanus Woga (Ruteng: Lembaga Nusa Bunga Mandiri, 2022); Drs. Djafar H. Achmad, MM: Biografi Pembangunan Kabupaten Ende (Jogjakarta: Asdemedia, 2022); Satu Hati Membangun Kesejahteraan Bersama-40 Tahun Kopdit Sehati (Jogjakarta: Asdemedia, 2023); Bangun Kesejahteraan Kesejahteraan Masyarakat NTT Untuk Indonesia (Jogjakarta: Asdemedia, 2023); Pengabdian Tanpa Batas Pada Kebaikan-Biografi Petrus Djawa Sury (Jogjakarta: Asdemedia, 2023); Ritus-Ritus Adat Manggarai (Ruteng: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Manggarai, 2024); dan buku Makna dan Tujuan Hidup Manusia-Filsafat Etis Sokrates (Malang: Samudera Solusi, 2025).
Selain menulis buku, Bang Nik juga menulis artikel Jurnal, Prosiding dan Pengantar/Bab Buku di antaranya Hermeneutika Paul Ricoeur- Upaya Distansiasi Teks dan Pembaca Sebuah Diskursus Reflektif-Kritis- Jurnal Missio No. 1/2006; Gereja yang Berpijak dan Terlibat- Mencari Jati Diri Teologi Pembebasan Di Tengah Kemiskinan dan Ketertindasan Masyarakat NTT, Jurnal Missio No. 2/2006; Sisi Lain Budaya Pesta- Menilik Fenomena Kemiskinan Umat Keuskupan Agung Ende Sebuah Pergumulan Teologis-Kontekstual.
Jurnal Missio No. 1/2007; Membaca Peta Konflik di Manggarai- Upaya Telusuran Berposisi Pada Teori Fungsionalisme Struktural dan Teori Konflik, Jurnal Missio No. 2/2007; Pengurapan Daud Menjadi Raja-Analisis Naratif Teks 1Sam 16:1-23. Prosiding Teologi Membangun Pendidikan Karakter, 2011; Ritus Orang Manggarai dan Inkulturasi Iman Kristen Dari Sisi Tilik Model Terjemahan-Sebuah Studi Dengan Membaca Pemikiran Stephen B. Bevans Untuk Membangun Teologi Kontekstual Berbasis Budaya. Prosiding Teologi Merancang Pendidikan Teologi Berbasis Budaya, 2012; Kotbah yang Mengalir dari Kedalaman Batin: Urgensitas Meditasi Dalam kehidupan Imam, Jurnal Missio No. 1/2009; Mori Jari Dedek Allah yang Terlibat, Jurnal Missio No. 2/2009; Du’a Ngga’e Allah Orang Lio-Sebuah Tinjauan Atas Agama Primal Orang Lio, Jurnal Missio No. 2/2010.
Peran Pastoral Konseling Dalam Pelayanan, Jurnal Missio No. 1/2010; Menggagas Teologi Pertanian di Manggarai-Sebuah Pendekatan Biblis, Jurnal Missio No. 1/2011; Pembebasan dan Pemberdayaan Mahasiswa Katolik Dalam Perkembangan Global, Jurnal Missio No. 1/2011; Dampak Perjudian Bagi Kesejahteraan Keluarga: Sebuah Tilikan Perspektif Sosiologis, Jurnal Missio No. 1/2012; Ritus Teing Hang Orang Manggarai: Sebuah Studi Awal Untuk Mencari Pertautannya dengan Inkulturasi Iman Kristen, Jurnal Missio No. 1/2013; Upaya Pemertahanan Budaya Lokal Manggarai Dalam Menghadapi Arus Globalisasi, Jurnal Missio No. 1/2013.
Kaderisasi Yesus- Sebuah Tinjauan Biblis, Jurnal Missio No. 1/2014; Dimensi Intelektual Para Karmelit-Sebuah Catatan Reflektif Kritis, Jurnal Missio Vol. 6 No. 2/2014; “Sistem Pemerintahan Orang Manggarai” dalam: Kanis Lina Bana (ed.), Makna Bertapak, Jogjakarta: Lamalera, 2012; “Tradisi Lisan Orang Manggarai” dalam: Petrus Janggur, Butir-butir Adat Manggarai Jilid 2. Ruteng: Yayasan Siribongkok, 2012.
“Lectio Divina Panduan Mengakarkan Sabda dalam kehidupan Pribadi dan Komunitas” dalam: Maksimilianus Jemali dan Adrianus Jebarus, Berteologi Dalam Narasi-Narasi Kemanusiaan (STKIP Santu Paulus-Universitas Negeri Malang, 2013); “Konsep Belis Orang Manggarai” dalam: Hendrik Midun dan Beny Mite (eds.), Peran Keluarga dan Pendidikan di Era Globalisasi (Malang: Dioma, 2016); dan Gereja Katolik Membangun Gerakan Koperasi Kredit untuk Membangun Kesejahteraan Masyarakat (Jakarta: Obor, 2024).
Selain menulis buku dan artikel jurnal, Bang Nik juga gemar menulis untuk beberapa Surat Kabar di antaraya berjudul “Disfungsi Lembaga Adat Dalam Sistem dan Penguasaan dan Pengelolaan Tanah” (Pilar September 2007); “Kain Songke dan Bahasa Penanda Inkulturasi di Manggarai” (Flores Pos, edisi 18 Februari 2012); “Belajar dari Kearifan Lokal” (Pos Kupang, 21 Februari 2012); “Kembali Ke Jati Diri, Mari Hidup dari Nilai Budaya” (Pos Kupang, 13 Agustus 2014); “Merebut Kedaulatan Ekonomi” ( Harian Umum Pos Kupang, 27 Maret 2018).
Di bidang jabatan dan pengabdian kepada masyarakat, Bang Nik pernah dipercayakan/menduduki beberapa jabatan di antaranya KSP Kopkardios Ruteng, Ketua (2017-2020), Board 2010-Sekarang; Pusat Koperasi Kredit Manggarai, Wakil Ketua (2018-2021); Anggota Forum Kerukunan Umat Beragama Kab. Manggarai (2017-2018); Anggota Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Manggarai (2016-2018); dan Direktur Lembaga Nusa Bunga Mandiri (2013-Sekarang); Ketua Dewan Kebudayaan Manggarai (2021-2025).
Bang Nik juga membangun kerja sama dengan para pihak di antaraya dengan Dinas Pemerintahan, Perusahaan Daerah dan Lembaga Lain di antaranta Bappeda Kabupaten Manggarai; Dinas Pemerintahan Desa Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai; Badan Kesbangpolinmas Kabupaten Manggarai Timur dan Manggarai Barat; Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai; Dinas Nakertrans Kabupaten Manggarai Barat; Perumda Wae Mbeliling Kabupaten Manggarai Barat; Perumda Tirta Komodo Kabupaten Manggarai; Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia (2013-2018); Kementerian Pariwisata Indonesia (2014); Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai (2024); Kantor Bahasa Kupang (mulai 2023) dan Kantor Bahasa Pusat (mulai 2024); Kantor Law Firm/Pengadilan Negeri untuk Keterangan Ahli Budaya/Hukum Adat Manggarai; UNDP/In Flores Program dan KSDA Balai Besar NTT Wilayah II (2025-2029).
Atas pelbagai pengabdian, karya dan totalitas pengabdiannya, Bang Nik mendapatkan/meraih aneka penghargaan di antaranya Nomor Pb.050/45/III/2021 dari Bupati Manggarai untuk: Pengamat Forum Konsultan Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Manggarai Tahun 2022; Nomor Pb.050/83/V/2021 dari Bupati Manggarai untuk: Pengamat Forum Konsultan Publik Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Manggarai Tahun 2021-2026; Nomor B/PP.03/41/DP.3/2021 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk Peserta Bussiness Gathering (Sharing Session) Proposi Wisata Pedesaan/Desa Wisata Dalam Rangka Mendukung Destinasi Super Prioritas Tahun 2021.
Tanggal 11 November 2021 dari Direktur Perumda Wae Mbeliling Manggarai Barat untuk Tenaga Ahli Penyusunan Dokumen Sumber Daya Manusia Perumda Wae Mbeliling; Nomor 0028/15.30/TU/2023 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kantor Bahasa Provinsi NTT untuk Maestro Bahasa Manggarai; Tanggal 05 Agustus 2023 dari KSP Swasti Sari Kupang untuk Penghargaan Penulisan Buku dengan judul: Bangun Kesejahteraan Masyarakat NTT untuk Indonesia; Tanggal 21 November 2023 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kantor Bahasa Pusat Jakarta untuk Penelaahan Bahan Ajar BIPA Membaca Berjenjang Legenda Indonesia; Tanggal 7 Februari 2024 dari Go To Impact Foundation Jakarta untuk Inovasi Daerah Berbasis Budaya Lokal; Tanggal 10 Oktober 2025 dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila untuk Inovasi “Kampus sebagai Rumah Pancasila”.
Demikianlah secara sekilas keberadaan LNBM dan sosok pendiri yang juga Direktur saat ini Kanisius Teobaldus Deki, S.Fil, M.Th.
Kiranya pelbagai nilai yang sudah, sedang dan akan terus digelorakan dan dipancarkan Lembaga Nusa Bunga Mandiri (LNBM) dan sosok multitalen pendiri dan Direkrur saat ini bisa menginspirasi elemen bangsa ini untuk terus menyalakan lentera riset/penelitian dan literasi menulis di seantero jagat.
LNBM berkomitmen untuk terus menyalakan riset dan penelitian di seantero Indonesia, dan siap bekerja sama dengan para pihak untuk mewujudkan tugas mulia ini. Viva LNBM-Viva Riset LNBM, Go National dan Go International. Deus Benedicat-Tuhan memberkati.*
Penulis Adalah, Pemimpin Redaksi Mudikalink.net dan Wakil Pemimpin Redaksi Florespos.net
Penulis : Walburgus Abulat










