Oleh: Bayu Tonggo
SUASANA hangat dan penuh tawa terasa di Saint Peter’s Hall Politeknik Cristo Re Maumere pada Jumat malam, 17 April 2026.
Malam itu, Rita English Club (REC) Seminari Tinggi Interdiosesan St. Petrus Ritapiret kembali berkolaborasi dengan Cristo Re English Club Politeknik Cristo Re Maumere dalam sebuah kegiatan bertajuk English Night: English is Fun.
Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan yang tidak hanya mempertemukan para frater dan mahasiswa/i, tetapi juga merayakan cara belajar bahasa Inggris yang menyenangkan.
Sejak awal kegiatan, suasana keakraban langsung terasa. Para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk mendiskusikan tema English is Fun, yakni bagaimana menemukan cara belajar bahasa Inggris yang menarik dan tidak menegangkan.
Dalam diskusi itu, para frater dan mahasiswa/i saling berbagi pengalaman belajar mereka: mulai dari kesulitan yang pernah dialami hingga cara-cara kreatif yang mereka temukan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.
Hasil diskusi kemudian dipresentasikan di depan peserta lainnya. Presentasi-presentasi itu diselingi dengan berbagai permainan dan sesi ice breaking yang membuat suasana semakin hidup. Tawa, tepuk tangan, dan sorak sorai terdengar silih berganti, menciptakan atmosfer kebersamaan yang hangat di antara para peserta.
Mengasah Kemampuan, Mempererat Persaudaraan
Ketua Rita English Club Ritapiret, Calvin Laru, mengungkapkan kegembiraannya atas kegiatan tersebut. Menurutnya, malam itu tidak sekadar kesempatan untuk berlatih bahasa Inggris, tetapi juga momen mempererat persaudaraan.
“Kegiatan tadi malam sungguh membuat kami semua yang mengikutinya merasa sangat bahagia. Kami bisa mengasah keterampilan berbahasa Inggris kami dengan baik, sekaligus mempererat tali persaudaraan di antara kami,” ungkapnya.
“Saya berterima kasih sebesar-besarnya kepada panitia dari teman-teman Cristo Re yang sudah menyiapkan kegiatan ini dengan sangat baik dan seru. Kami tidak sabar menunggu kegiatan kolaborasi berikutnya,” kata Calvin Laru.
Belajar Berani Berbicara Tanpa Takut Salah
Hal senada disampaikan oleh Ketua Cristo Re English Club, Santri Sule. Ia mengaku bahwa kegiatan tersebut meninggalkan kesan mendalam, terutama karena pertemuan itu mempertemukan kembali para peserta yang sudah pernah berjumpa dalam kegiatan sebelumnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










