“Kegiatan semalam tidak hanya belajar bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan, tetapi juga menjadi wadah membangun persaudaraan antara kedua kelompok ini,” katanya.
Ia berharap kegiatan perjumpaan semacam ini dapat terus dilanjutkan di masa mendatang. Baginya, baik Rita English Club maupun Cristo Re English Club memiliki tujuan yang sama: menjadikan bahasa Inggris sebagai sesuatu yang menyenangkan untuk dipelajari.

“Harapan saya, kegiatan seperti ini terus dibuat ke depannya. Kita memiliki tujuan yang sama, yakni membuat bahasa Inggris menjadi sesuatu yang menyenangkan dan bukan sesuatu yang menakutkan,” tutupnya.
Malam itu pun berakhir dengan senyum dan semangat baru. Lewat diskusi, permainan, dan kebersamaan, para peserta tidak hanya belajar bahasa Inggris, tetapi juga belajar tentang persahabatan, keberanian, dan kegembiraan dalam belajar.
Sebuah pengingat sederhana bahwa bahasa, ketika dipelajari bersama, dapat menjadi jembatan yang mempertemukan banyak hati. *










