Manggarai Barat Akan Cetak 1.020 Hektare Sawah Baru Demi Ketahanan Pangan - FloresPos Net

Manggarai Barat Akan Cetak 1.020 Hektare Sawah Baru Demi Ketahanan Pangan

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan mencetak 1.020 hektar sawah baru Tahun 2026, manakala usulan Pemkab Mabar dikabulkan Pemerintah Pusat (Pempus).

Hal dimaksud untuk mendukung kesuksesan program ketahanan pangan nasional sekaligus ketahanan pangan daerah, dalam hal ini Mabar dan NTT.

Demikian Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar, Tarsisius Gonsa menanggapi media ini di Labuan Bajo belum lama berselang.

Diungkapkan, Pemkab Mabar melalu DTPHP sudah mengusulkan ke Pempus untuk membuka lahan sawah baru di Mabar seluas 1.020 ha pada Tahun 2026. Namun belum ada jawaban dari Pempus terkait hal dimaksud.

Sesuai usulan, kata dia, calon lokasi sawah baru tersebut tersebar di sejumlah kecamatan di Mabar. Di antaranya di Kecamatan Macang Pacar, Welak, Lembor Selatan, Lembor, Mbeliling, Komodo, Sano Nggoang, Pacar, dan Kecamatan Boleng.

“Ada di sembilan kecamatan. Tapi ini baru usulan. Belum ada jawaban dari Pempus. Kita lagi tunggu jawaban sekarang terkait pelaksanaannya. Dari sisi kriteria sudah terpenuh terpenuh Pemkab/DTPHP Mabar,” kata Gonsa yang eks Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Mabar itu.

Baca Juga :  Wabup Weng: PPPK Paruh Waktu Memiliki NIP

Dengan perluasan lahan, terutama padi, katanya, ada sejumlah indikator utama, antara lain luas lahan tanam, luas lahan panen, luas lahan produksi, dan produksi. Luas lahan tanam di Mabar sekarang ribuan hektare.

Target produksi padi Mabar 2026 sesuai Renja sekitar 209.300 ton. Sudah tercapai 127,5 ton atau sekitar 60 % per Mei 2026. Masih ada waktu untuk mengejar hingga akhir tahun. Di lapangan masih ada sawah yang sedang tanam, dan juga panen.

“Diharapkan tidak terjadi elnino biar petani tanam terus dan panen terus. Kalau elnino, itu kesulitan bagi petani untuk menanam, karena kesulitan air akibat kekeringan,” ujar Gonsa.

Baca Juga :  TBSM Labuan Bajo Bantu Sembako Pesantren Kolong

Sentra produksi padi Mabar, masih Gonsa, di antaranya ada di Lembor, Komodo, serta Boleng. Untuk tingkat NTT, tahun lalu Mabar dapat sertifikat karena produksi padinya tinggi. Dan dari capaian tahun lalu, beras Mabar mampu suplai ke berbagai daerah di NTT via Dolog, karena beras Mabar juga terserap oleh Dolog, termasuk operasi pasar.

Menyinggung irigasi, Gonsa mengatakan, sepertinya banyak yang rusak. Untuk perbaikan sepertinya juga keterbatasan anggaran. Ini perlu sinergi, kolaborasi dengan berbagai pihak untuk perbaikan demi peningkatan produksi, produktifitas. Terkait ini ada kewenangan provinsi dan pusat, disamping Pemkab Mabar. Itu sinergitas yang dimaksud, katanya.

Untuk peningkatan produksi padi, lanjutnya, tentu ekstensifikasi dan intensifikasi. Perluasan lahan sawah, irigasi yang baik adalah satu dari sekian program intensifikasi, dan ketersedian bibit, pupuk, alsintan dan obat-obatan adalah antara lain dari program intensifikasi. Semua ini semestinya terpenuh oleh pemerintah, tutup Gonsa. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Heri Gani Angkat Kompetitornya jadi Kabag Teknik dan 6 Pegawai Magang di PDAM Ende
Perkuat Kapasitas SDM di Flores, Lembaga In Flores Gelar Gender Leadership Training
DPRD Ende Minta PDAM Berikan Data Jumlah Pegawai Empat Tahun Terakhir
BPOLBF Dorong Penguatan Kapasitas Pelaku Usaha Pangan Lokal melalui Mentoring Floratama Academy 2026
Candi Anak Nelayan Gurita Dari Sikka Lolos Kompetsisi Dangdut Academy di Jakarta
Raih Golden Ticket, Bupati dan Wabup Sikka Lepas Candi Audia Ikut Kompetisi Dangdut Academy di Jakarta
Paroki San Juan Lebao Tengah Genap 74 Tahun, RD. Josef da Silva Resmi Jadi Pastor Paroki
Sambut Hari Bhayangkara, Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis dan Home Visit bagi Lansia
Berita ini 224 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:09 WITA

Heri Gani Angkat Kompetitornya jadi Kabag Teknik dan 6 Pegawai Magang di PDAM Ende

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Perkuat Kapasitas SDM di Flores, Lembaga In Flores Gelar Gender Leadership Training

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:13 WITA

Manggarai Barat Akan Cetak 1.020 Hektare Sawah Baru Demi Ketahanan Pangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:15 WITA

DPRD Ende Minta PDAM Berikan Data Jumlah Pegawai Empat Tahun Terakhir

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:25 WITA

Candi Anak Nelayan Gurita Dari Sikka Lolos Kompetsisi Dangdut Academy di Jakarta

Berita Terbaru

Opini

Menimbang Etika Politik Pilkades

Jumat, 26 Jun 2026 - 09:16 WITA