Kronologi Kejadian Perkataan Monyet Oleh Staf Serta Langkah yang Diambil Kemenag Sikka - FloresPos Net

Kronologi Kejadian Perkataan Monyet Oleh Staf Serta Langkah yang Diambil Kemenag Sikka

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Pada tanggal 4 Agustus 2026, Saudara Marselinus Atapuken, Guru PPPK pada Dinas Pendidikan Kabupaten Sikka yang telah dinyatakan lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahun 2025, datang ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sikka.

Kedatangannya untuk menyerahkan Formulir S28a sebagai persyaratan pengaktifan akun SIMPATIKA serta melengkapi administrasi yang berkaitan dengan proses pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG).

“Saat berada di Ruang Seksi Pendidikan Katolik, Saudara Marselinus Atapuken dipanggil oleh Kepala Seksi Pendidikan Katolik untuk berdialog,” sebut Plt.Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sikka, Muhammad Syafiuddin dalam rilisnya, Kamis (6/8/2026).

Baca Juga :  Pemkab Sikka Pernah Miliki Perda Minuman Beralkohol Namun Dicabut

Syafiuddin menjelaskan, pemanggilan tersebut dilakukan dalam kapasitas Kepala Seksi sebagai pimpinan unit teknis, mengingat yang bersangkutan sebelumnya aktif menyampaikan aspirasi terkait Tunjangan Profesi Guru (TPG), termasuk kepada DPRD Kabupaten Sikka maupun DPR RI.

Dialog dimaksud bertujuan membangun komunikasi serta memperoleh penjelasan secara langsung mengenai berbagai persoalan yang berkembang.

Saudara Marselinus Atapuken kemudian menyampaikan bahwa kedatangannya ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sikka hanya untuk mengurus administrasi SIMPATIKA dan bukan untuk berdialog dengan Kepala Seksi.

Baca Juga :  Wabup Sikka dan Warga Antar Jenazah Wartawan Media Indonesia Moat Angga ke Liang Lahat

“Saya tidak punya waktu berdilog. Kalau igin bedialog dengan saya, cari waktu lain” kata Marselinus.

“Perbedaan pandangan tersebut kemudian memicu adu argumentasi antara yang bersangkutan dengan Kepala Seksi Pendidikan Katolik,” ungkapnya.

Syafiuddin menambahkan, melihat situasi yang mulai tidak kondusif, Kepala Seksi Pendidikan Katolik mengarahkan agar proses pemberkasan administrasi dilanjutkan pada hari berikutnya.

Arahan tersebut diberikan dengan pertimbangan agar suasana kembali kondusif dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

PGRI Sikka Kecam Perlakuan Staf Kantor Kemenag Sikka yang Lontarkan Perkataan Monyet Kepada Guru Agama
Kronologi Lengkap Guru Agama Katolik di Sikka Didorong, Dikatai Monyet dan Diminta Pulang Saat Mengurus Berkas di Kantor Kemenag Sikka
Sambut HUT RI Ke-81, APNI Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral Demi Terwujudnya Negara Adi Daya
Kunjungi Marga Ende, Delvis Rettob Tegaskan PMKRI Tetap Berjuang untuk Orang Kecil
Gerakan Pangan Murah di Ende, Bulog Layani 4 Ton Beras kepada Warga
137 Guru Agama di Kabupaten Sikka Dapat TPG, Kemenag Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan
Harumkan Nama Ende, Siswi SMAKN Ende Melaju ke Tingkat Nasional OSN Bidang Kimia
Kemenag Sikka Evaluasi Layanan TPG dan PPG, Tiga Guru Dimintai Pendapat
Berita ini 244 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:55 WITA

Kronologi Kejadian Perkataan Monyet Oleh Staf Serta Langkah yang Diambil Kemenag Sikka

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:37 WITA

PGRI Sikka Kecam Perlakuan Staf Kantor Kemenag Sikka yang Lontarkan Perkataan Monyet Kepada Guru Agama

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:44 WITA

Kronologi Lengkap Guru Agama Katolik di Sikka Didorong, Dikatai Monyet dan Diminta Pulang Saat Mengurus Berkas di Kantor Kemenag Sikka

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:12 WITA

Sambut HUT RI Ke-81, APNI Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral Demi Terwujudnya Negara Adi Daya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:37 WITA

Gerakan Pangan Murah di Ende, Bulog Layani 4 Ton Beras kepada Warga

Berita Terbaru

Opini

Menjadi Korban Bukanlah Identitas Abadi

Kamis, 6 Agu 2026 - 22:21 WITA