LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Event Picnic Over The Hill of Parapuar (POTHP) salah satu siasat Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) “merayu” investor berinvestasi di Parapuar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), ujung barat Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk POTHP volume V (POTHP V) pada 19 September 2026.
Andhy M. T. Marpaung, Pelaksana Tugas (PlT) Direktut Utama (Dirut) BPOLBF di sela-sela menyaksikan acara POTHP volume V baru-baru ini di Natas Parapuar, mengatakan, POTHP merupakan kegiatan reguler BPOLBF, dilaksanakan tiap tahun. Salah satu tujuannya untuk memancing investor menanamkan modal di Parapuar, termasuk POTHP V 2026.
Khusus POTHP V, kata Andhy Marpaung, selain “merayu” investor, juga digelar untuk memberi pesan, kabar kepada wisatawan bahwa berwisata ke Flores, terlebih di Labuan Bajo, sudah normal, sudah aman dikunjungi wisatawan pasca gempa besar menggucang Pulau Flores pada 15 Agustus 2026 dengan kekuatan M 7,7.
POTHP V semula direncanakan 22 Agustus (2026), tetapi karena ada bencana gempa terpaksa diundur, kemudian pelaksanannya ditetapkan tanggal 19 September. Hal itu setelah melihat situasi, yang mana penetapan masa tanggap darurat dari pemerintah sampai 12 September.
“Event ini memang kita harapkan bagian dari acara pemulihan pasca bencana. Jadi setelah masa tanggap darurat biasanya ada tahapan. Kalau di manajemen krisi ada tahapan normalisasi dan pemulihan. Harapannya, kita melaksanakan event ini, dan nanti kita publish, meyakinkan bahwa Labuan Bajo sudah aman dikunjungi, terutama kawasan Parapuar. Itu yang kita inginkan tunjukan,” kata Andhy Marpaung.
“OTHP V juga salah satu daya pendukung untuk memancing investor berinvastasi di Parapuar. BPOLBF harapkan bisa memancing investor juga, bahwa event sebesar Pingning Over the Hill ini bisa menarik minat calon investor nanti ke kawasan Parapuar,” katanya lagi.
Saat ini, kata Andhy Marpaung, ada dua calon investor asal Jawa sedang dijajaki BPOLBF. Mudah-mudahan bisa tahun ini untuk perjanjian kerjasamanya. Sudah dihitung terkait dengan apresial untuk sewa lahan. Konsep yang dibangun di Parapuar oleh kedua calon investor itu, di antaranya rencana pengembangan untuk glamping. Glamping hotel dan akan membangun restoran. Lainnya akan dibangun sarana olahraga dan juga wellness.
“Mereka memang investor dari Bandung dan mereka juga sudah membangun beberapa spot-spot center di Jakarta dan juga Bandung seperti pedal, tenis, termasuk juga nanti wellness untuk spa. Juga termasuk nanti untuk yoga,” ujar Andhy Marpaung.
“ Jadi fokus event ini untuk normalisasi dan pemulihan pasca gempa Flores. Penyelenggara kegiatan, dalam hal ini BPOLBF, mengundang masyarakat setempat, termasuk pihak hotel. Wisatawan-wisatawan yang menginap di sana diharapkan hadir, datang menyaksikan event POTHP volume V ini, tutup Andhy Marpaung.
Lanjut Andhy Marpaung, terkait harga tiket POTPHP V yakni Rp 60 ribu/orang dan pelajar Rp. 30 ribu/orang. Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ambil bagian dalam event ini belasan.
Artis yang tampil dalam event POTHP volume V yakni Wiz Baker. Dan konon 50 porsen hasil penjualan tiket dari kegiatan ini, pihak artis konon akan diserahkan kepada korban gempa Flores melalu pihak Keuskupan Labuan Bajo, kata Andhy Marpaung. *
Penulis : Andre Durung
Editor : Wentho Eliando









