Hilang Kontak Saat Menuju Pulau Karumpa Selayar,Dua Nelayan Sikka Ditemukan Tim SAR Gabungan - FloresPos Net

Hilang Kontak Saat Menuju Pulau Karumpa Selayar,Dua Nelayan Sikka Ditemukan Tim SAR Gabungan

- Jurnalis

Senin, 21 September 2026 - 19:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dua nelayan asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, yang merupakan ayah dan anak setelah sebelumnya mengalami hilang kontak saat dalam perjalanan menuju Pulau Karumpa, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Informasi mengenai hilang kontaknya kedua nelayan tersebut diterima Kantor SAR Maumere pada 19 September 2026 pukul 16.50 Wita dari pihak keluarga.

Kedua nelayan diketahui berangkat dari Pelabuhan Wuring, Kabupaten Sikka, pada 18 September 2026 pukul 14.05 Wita dengan tujuan Pulau Karumpa.

Kedua nelayan asal kampung nelayan Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat tersebut diperkirakan akan tiba di Pulau Karumpa pada pukul 22.00 Wita.

Kepala Kantor SAR Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, menjelaskan bahwa pihak keluarga masih sempat berkomunikasi dengan kedua nelayan pada 18 September 2026 pukul 16.10 Wita.

“Dalam komunikasi terakhir, posisi kedua nelayan diketahui berada di sekitar Perairan Pulau Palue. Setelah komunikasi tersebut, nomor telepon keduanya tidak dapat lagi dihubungi hingga informasi diterima oleh Kantor SAR Maumere,” jelas Fathur Rahman,Minggu (20/9/2026).

Fathur menjelaskan, menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Maumere mengerahkan KN SAR Puntadewa 250 dan RIB (Rigid Inflatable Boat) Kantor SAR Maumere, bersama unsur SAR Gabungan, untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap kedua nelayan.

Baca Juga :  Penjelasan Lengkap Direktur RS TC Hillers Terkait Berbagai Persoalan Termasuk Siap Dicopot dari Jabatan

Lanjutnya, Kantor SAR Maumere juga melakukan koordinasi dengan SROP Maumere, para nelayan di wilayah Palue dan pulau-pulau di Kabupaten Sikka, serta nelayan di wilayah Pulau Madu dan Pulau Karumpa, Kabupaten Kepulauan Selayar, guna memperoleh informasi terkait keberadaan kedua nelayan.

“Setelah dilakukan pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan kedua nelayan dalam keadaan selamat,” ungkapnya.

Fathur menyebutkan, ada 20 September 2026 pukul 12.18 Wita, Tim SAR Gabungan yang menggunakan KN SAR Puntadewa dan RIB Kantor SAR Maumere melihat sebuah kapal beserta dua orang nelayan yang sedang terombang-ambing di sekitar perairan antara Pulau Sukun dan Pulau Palue, Kabupaten Sikka.

Dirinya menjelaskan, lokasi penemuan tersebut Pada koordinat 8° 7’46.38″S – 121°55’47.04″E, sekitar 33,3 nautical mile dari Pelabuhan Wuring Maumere.

Dirinya menambahkan, Tim SAR Gabungan kemudian bergerak mendekati kapal tersebut untuk melakukan pengecekan.

Setelah dilakukan identifikasi, dipastikan bahwa dua nelayan tersebut merupakan Ahmad Junaidi (55) dan anaknya, Jiar Junaidi Mendome (16), yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak.

“Setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa kedua nelayan tersebut merupakan ayah dan anak yang sedang dalam pencarian. Selanjutnya, keduanya dievakuasi ke KN SAR Puntadewa dalam keadaan selamat, meskipun mengalami sedikit lemas dan dehidrasi,” terangnya.

Baca Juga :  SLB Karya Murni Ruteng Gelar We Ring The Bell Suarakan 10 Hak Anak Disabilitas

Sementara itu,kata Fathur, kapal milik kedua nelayan diamankan dengan cara diikat pada rompon yang berada di sekitar lokasi penemuan.

Selanjutnya, pada pukul 17.15 Wita, Tim SAR Gabungan bersama kedua korban tiba dengan selamat di Pelabuhan Wuring, Maumere dan kedua korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga

Fathur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan serta masyarakat yang turut mendukung pelaksanaan operasi pencarian.

“Keberhasilan operasi ini tidak terlepas dari sinergi dan koordinasi seluruh unsur SAR Gabungan, serta dukungan masyarakat dan para nelayan yang turut membantu memberikan informasi selama proses pencarian,” ujarnya.

Fathur mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat hingga kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.

Ia menambahkan, dengan telah ditemukannya kedua korban dalam keadaan selamat dan diserahterimakan kepada pihak keluarga, operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan selesai dan ditutup.

Adapun unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan antara lain Rescuer Kantor SAR Maumere dan Kru KN SAR Puntadewa 250.

Juga terlibat Ditpolair Polda NTT, Lanal Maumere, Satpolairud Polres Sikka, SROP Maumere, nelayan Sikka dan Pulau Karumpa serta keluarga korban.*

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar
Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih
Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap
APINDO Ende Berbagi Kasih di Panti ODGJ Samaria, Bawa Bingkisan Barang Kebutuhan Pokok
Lima Jenderal Purnawirawan dan Ibu Yuni dari YSPN Berikan Bantuan ke 3 Gereja di Ende
Lagi, JPIC Ordo Karmel Sisir Pedalaman Flores Distribusikan Aneka Bantuan ke Penyintas Gempa
Perkumpulan Gereja Oikumene Polres Sikka Serahkan Santunan Bagi Keluarga Almarhum Charles Londo
Relawan Sahabat JSL Terus Bergerak Salurkan Sembako kepada Warga Terdampak Bencana
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:11 WITA

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Senin, 21 September 2026 - 19:54 WITA

Hilang Kontak Saat Menuju Pulau Karumpa Selayar,Dua Nelayan Sikka Ditemukan Tim SAR Gabungan

Senin, 21 September 2026 - 19:40 WITA

Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih

Sabtu, 19 September 2026 - 16:05 WITA

Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap

Sabtu, 19 September 2026 - 13:28 WITA

APINDO Ende Berbagi Kasih di Panti ODGJ Samaria, Bawa Bingkisan Barang Kebutuhan Pokok

Berita Terbaru

Advertorial

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Senin, 21 Sep 2026 - 20:11 WITA