Kronologi Kejadian Perkataan Monyet Oleh Staf Serta Langkah yang Diambil Kemenag Sikka - FloresPos Net - Page 2

Kronologi Kejadian Perkataan Monyet Oleh Staf Serta Langkah yang Diambil Kemenag Sikka

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lanjutnya, pada saat yang sama, salah seorang staf Seksi Pendidikan Katolik, Saudara Simon Petrus Supardi, berupaya mengarahkan Saudara Marsenilus Atapuken untuk meninggalkan ruangan sesuai arahan Kepala Seksi.

“Dalam proses tersebut terjadi adu argumentasi antara keduanya.Dalam perdebatan tersebut, Saudara Simon Petrus Supardi menyampaikan bahwa Saudara Marselinus Atapuken tidak menghormati pimpinan dan tidak menunjukkan etika.dalam berkomunikasi,” ucapnya.

Syafiuddin menambahkan, karena situasi semakin emosional, Simon kemudian mengucapkan kalimat yang pada intinya berbunyi kalau manusia satu kali bicara pasti mengerti.

Simon mengatakan, kalau sudah disuruh keluar ya pasti keluar”. Karena perdebatan terus berlangsung, maka terucap secara spontanitas oleh simon dengan kata “Monyet”.

Baca Juga :  Ikatan Waria Ende Ikut Meriahkan Turnamen Voly Suzuki Cup 1

“Ucapan yang mengandung kata “Monyet” tersebut kemudian menjadi pokok persoalan dan memicu kegaduhan serta kesalahpahaman yang berkembang setelah kejadian itu,” jelasnya.

Syafiuddin menambahkan, sebagai tindak lanjut atas kejadian tersebut, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sikka telah melakukan berbagai langkah.

Pertama,penanganan awal pasca kejadian dimana sesaat setelah kejadian, PLT Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sikka bersama Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam segera menemui Saudara Marselinus Atapuken untuk melakukan pendekatan persuasif, memberikan penjelasan, serta menenangkan situasi agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Baca Juga :  Family Binwin Maumere Rayakan Puncak Panca Windu, Suster Agatha, CIJ: Terus Melayani dan Mengabarkan Kebaikan

Kemenag Sikka melakukan koordinasi dengan Kantor Wilayah. Bidang Pendidikan Katolik Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Bapak Klemen Keu melakukan komunikasi secara langsung melalui sambungan telepon dengan Saudara Marselinus Atapuken sebagai upaya membangun komunikasi dan mencari penyelesaian secara damai.

Selain itu, pendekatan secara kekeluargaan. Saudara Simon Petrus Supardi bersama istri Kepala Seksi Pendidikan Katolik melakukan pertemuan dengan Kepala Sekolah tempat Saudara Marselinus Atapuken bertugas.

“Pertemuan tersebut bertujuan membangun komunikasi yang baik sekaligus mengupayakan penyelesaian persoalan secara kekeluargaan,” ujarnya.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Setelah Soekarno Cup, PBVSI Ende Gelar Turnamen Voli Antar Pelajar Sedaratan Flores-Lembata
Sukses Gelar Soekarno Cup 1, Yosef Badeoda: Ini Akan Jadi Ajang Rutin dari PDI Perjuangan
Dorong Swasembada Pangan, Pemda Nagekeo Monitoring Cetak Lahan Desa Langedhawe
Wabup Gonzalo Buka Kemah Baksos Hilpelmas Kupang di Desa Waekokak
Final Soekarno Cup GP VBC Vs Lintas Lio, Antara Sahabat dan Lawan
Fista Resmikan PAUD Tunas Bangsa di Desa Bura Bekor, Dorong Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini
Sambut HUT RI ke-81, Disarpus Sikka Gelar Lomba Bertutur Guna Perkuat Literasi Generasi Muda
Aktivis di Ende Sebut Hukum Hanya Tajam di Jakarta Tetapi Tumpul di Daerah
Berita ini 1,181 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:37 WITA

Setelah Soekarno Cup, PBVSI Ende Gelar Turnamen Voli Antar Pelajar Sedaratan Flores-Lembata

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:13 WITA

Sukses Gelar Soekarno Cup 1, Yosef Badeoda: Ini Akan Jadi Ajang Rutin dari PDI Perjuangan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:18 WITA

Dorong Swasembada Pangan, Pemda Nagekeo Monitoring Cetak Lahan Desa Langedhawe

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:38 WITA

Wabup Gonzalo Buka Kemah Baksos Hilpelmas Kupang di Desa Waekokak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:34 WITA

Fista Resmikan PAUD Tunas Bangsa di Desa Bura Bekor, Dorong Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Kebanggaan Kota Ende

Sabtu, 8 Agu 2026 - 10:53 WITA