Dorong Swasembada Pangan, Pemda Nagekeo Monitoring Cetak Lahan Desa Langedhawe - FloresPos Net

Dorong Swasembada Pangan, Pemda Nagekeo Monitoring Cetak Lahan Desa Langedhawe

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Komitmen Pemerintah Kabupaten Nagekeo dalam mendukung program swasembada pangan kembali ditegaskan. Jumat (7/8/2026), Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan monitoring kegiatan cetak lahan di Desa Langedhawe, Kecamatan Aesesa Selatan.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan program cetak lahan berjalan sesuai target, sehingga dapat meningkatkan produksi pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Nagekeo.

Di lokasi, Wabup Gonzalo didampingi perangkat desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani setempat. Ia meninjau langsung proses pembukaan lahan baru yang nantinya akan dimanfaatkan untuk tanaman pangan seperti jagung, padi, dan kacang-kacangan.

Wabup juga menyempatkan diri berdialog dengan para petani. Ia mendengarkan kendala di lapangan mulai dari akses air, alat pertanian, hingga pemasaran hasil.

Baca Juga :  Sejumlah Sekolah di Nagekeo Terima Dana Program Indonesia Pintar Tahap II

“Kita datang ke sini untuk memastikan bahwa program cetak lahan ini benar-benar berjalan dan memberi manfaat bagi petani. Swasembada pangan bukan hanya slogan, tapi harus dimulai dari kerja nyata di lahan seperti ini,” ujar Wabup Gonzalo.

Menurut Wabup, di tengah dinamika global dan perubahan iklim, ketahanan pangan daerah menjadi prioritas utama. Kabupaten Nagekeo memiliki potensi lahan yang besar dan harus dimanfaatkan secara optimal.

“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Kita butuh semangat gotong royong dari masyarakat, kelompok tani, dan pemerintah desa. Cetak lahan ini adalah langkah awal. Setelah lahan siap, kita kawal sampai ke tahap tanam, panen, sampai ke pasar,” tegasnya.

Baca Juga :  Inovasi Literasi Berbasis Pertanian di Nagekeo: Menggabungkan Pendidikan dan Pertanian

Ia menambahkan, keberhasilan swasembada pangan juga akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat desa dan menekan ketergantungan pada pasokan dari luar daerah.

Pemerintah Siapkan Dukungan

Wabup Gonzalo memastikan Pemkab Nagekeo akan terus memberikan dukungan berupa bibit, pupuk, alat mesin pertanian, serta pendampingan dari penyuluh.

“Kami minta dinas terkait untuk terus mendampingi. Jangan sampai lahan sudah dicetak tapi tidak ditanami. Kita kejar target tanam dan produktivitas,” pintanya.

Ia juga mengajak generasi muda di Aesesa Selatan untuk tidak meninggalkan pertanian.

“Bertani itu keren. Kalau kita kelola dengan baik dan teknologi, pertanian bisa jadi sumber penghasilan yang menjanjikan,” ajaknya. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)
Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara
Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung
Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat
Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung
Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan
Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WITA

Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian

Rabu, 23 September 2026 - 11:02 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)

Rabu, 23 September 2026 - 10:38 WITA

Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara

Selasa, 22 September 2026 - 21:00 WITA

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung

Selasa, 22 September 2026 - 19:46 WITA

Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat

Berita Terbaru