ENDE, FLORESPOS.net-Final bola voli di Turnamen Soekarno Cup 1 malam ini di Lapangan Voli Lapas Ende, Jumat (7/8/2026) malam di kategori putra menyajikan drama luar biasa saat sahabat akrab harus saling berhadapan di lapangan.
Laga ini bakal mengubah tawa di luar arena menjadi smash keras dan pertahanan sengit demi perebutan gelar juara pertama turnamen ini.
Sahabat yang pernah bermain bersama di beberapa turnamen harus jadi lawan demi gengsi sebuah tim GP VBC atau Lintas Lio.
Diketahui para pemain yang menghuni squad Lintas Lio adalah sahabat dari para pemain yang menghuni GP VBC.
Hubungan sahabat antara kedua pemain ini terlihat saat laga semi final. Ketika Lintas Lio mengalahkan Bhayangkara Presisi semua pemain GP VBC masuk lapangan merayakan.
Namun malam ini di atas lapangan voli Lapas Ende mereka bakal menjadi lawan. Mereka akan bertanding di partai puncak atau final Soekarno Cup untuk keluar sebagai yang terbaik dan menciptakan sejarah juara pertama di turnamen ini.
Dokter Rizan, sang libero dari GP VBC usai laga semi final beberapa waktu lalu mengatakan bahwa timnya siap melakoni laga final sekalipun harus melawan sahabatnya.
“Kami saling kenal, sudah tahu permainan tapi ini final maka kami tetap fight”.
GP VBC berjanji akan memberikan permainan terbaik untuk menghibur penonton yang hadir menyaksikan di seputaran lapangan Lapas Ende.
Baginya Lintas Lio memiliki kedalaman dan rapih saat bertahan. Namun masih ada kelemahan yang bisa dimanfaatkan untuk mencuri poin.
“Mereka sudah ke final maka itu tim hebat. Kami saling tahu karena pernah bermain bersama. Kami janji akan memberikan permainan terbaik”, katanya.
Sementara pelatih Lintas Lio, Fandi mengatakan bahwa timnya sudah berada di partai puncak maka tidak ada kata lain selain juara sekalipun bertanding melawan sahabat sendiri.
“Ini sejarah bagi kami, Lintas Lio baru pertama kali ke final maka kami ingin ciptakan sejarah”.
NVBC dan CBN Juara 3
Sebelumnya pada, Kamis (6/8/2026) dua tim yaitu NVBC Nuabosi dan tim Putri Citra Bakti meraih juara tiga.
NVBC meraih juara tiga setelah mengalahkan Bhayangkara Presisi dengan skor 3-1. Sedangkan Citra Bakti Ngada mengalahkan Putri Benteng Gading dengan skor 3-0.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










