Mesti Buka “Bengkel” Kapal di Manggarai Barat - FloresPos Net

Mesti Buka “Bengkel” Kapal di Manggarai Barat

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 11:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Membuka “bengkel” kapal di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT sepertinya suatu keharusan. Itu potensi pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menjanjikan buat Mabar kelak.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Komodo Mabar, Melkior Samsudin, mengungkapkan itu kepada media ini di Labuan Bajo belum lama berselang.

Pertimbangannya, kata Sekcam yang disapa Melki itu, banyak kapal berseliweran di perairan Manggarai Barat selama ini. Antara lain kapal nelayan, kapal penumpang/Pelni, kapal wisata.

Atas hal itu, semestinya “bengkel” kapal/galangan kapal atau apapun namanya, semestinya harus dibuka di Manggarai Barat. Karena, yang namanya kapal, atau apapun sebutannya, hampir setiap tahun dilakukan docking (perbaikan/perawatan).

“Hanya saya tidak tahu kapal-kapal di Manggarai Barat selama ini dockingnya di mana? Itu yang saya tidak tahu,” ujar Sekcam Melki.

Baca Juga :  PGRI Manggarai Gelar Turnamen Bola Voli Meriahkan Hari Jadi Tahun 2023

Lebih jauh diungkapkan, selain bisa berpotensi menjadi salah satu kantong PAD, kehadiran “bengkel” atau galangan kapal di Mabar juga dapat menekan pencemaran lingkungan dari oli kotor, sampah plastik dan lainnya.

Disamping itu, kehadiran “bengel” kapal atau galangan kapal tersebut juga kelak akan membuka lapangan kerja baru di kabupaten ujung barat Flores tersebut, Mabar.

Ditengarai lokasi “bengkel”/perbaikan kapal di Labuan Bajo ibu kota Mabar selama ini antara lain di Pantai Pede.

“Saya tidak tahu di mana mereka buang oli kotornya,” kata Sekcam lagi.

Disinggung tempat yang tepat untuk bangun bengkel/galangan/dock kapal di Mabar, Sekcam Melki mengatakan, informasinya berlokasi di Nanganae Labuan Bajo. Dan sesuai kewenangan itu akan dilakukan Pemprov NTT.

Baca Juga :  Penyaluran Beras Bantuan Pangan di Ende Capai 63,49 Persen

Camat Komodo, Iwan Martinus pada kesempatan yang sama, menambahkan, pembuatan galangan kapal di Mabar, bisa saja nanti akan diambil oleh Pemerintah Pusat (Pempus). Karena itu peluang untuk mendatangkan uang.

Stefanus Jemsifori, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan (Parekrafbud) Mabar secara terpisah ungkapkan, galangan kapal tidak bisa bangun di Labuan Bajo, termasuk Nanganae. Karena akan ada dampak, bisa terjadi pada pencemaran lingkungan, tak terkecuali pencemaran di laut.

Mempertimbangkan hal itu, pembangunan galangan kapal atau “bengkel” kapal harus jauh dari Labuan Bajo,” ujar Kadis Jemsifori, seraya menambah, urusan pesisir dan laut, 0 sampai 12 mil adalah kewenangan Pemerintah Provinsi, dalam hal ini Pemprov NTT. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kasus Bunuh Diri Pelajar di Sikka Tergolong Tinggi, Dinas PKO Buat Program Layanan Dukungan Psikososial
Kelurahan Onekore Dapat Bantuan 5 Unit Rumah Layak Huni dari Bupati Ende
Lepas Kontingen Popda, Bupati Sikka Berpesan Kejar Target Raih Emas
Selamatkan Korban dan Pengungsi Gempa Bumi Flores, Aksi Flores Mendesak Tanggung Jawab Pemerintah Dalam Penanggulangan Bencana
Kekeringan Melanda Sikka, Pemerintah Droping Air Bersih ke Berbagai Wilayah
Hasil Pengeboran BWS, Ditemukan Empat Titik Mata Air di Pulau Palue
PKB Target Rebut Kursi Pimpinan DPRD Ende di Pileg 2029
Bupati Ngada Sebut Gereja Mitra Strategis Pemda
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:37 WITA

Kasus Bunuh Diri Pelajar di Sikka Tergolong Tinggi, Dinas PKO Buat Program Layanan Dukungan Psikososial

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:04 WITA

Kelurahan Onekore Dapat Bantuan 5 Unit Rumah Layak Huni dari Bupati Ende

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:44 WITA

Lepas Kontingen Popda, Bupati Sikka Berpesan Kejar Target Raih Emas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:18 WITA

Selamatkan Korban dan Pengungsi Gempa Bumi Flores, Aksi Flores Mendesak Tanggung Jawab Pemerintah Dalam Penanggulangan Bencana

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:02 WITA

Kekeringan Melanda Sikka, Pemerintah Droping Air Bersih ke Berbagai Wilayah

Berita Terbaru