Ritual Tanam Padi Etnis Tana Ai di Wairbou - FloresPos Net

Ritual Tanam Padi Etnis Tana Ai di Wairbou

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 11:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Warga Etnis Tana Ai di Kampung Wairbou, Desa Watuomok dan Kampung Wailoke, Desa Udek Duen, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang merupakan etnis Tana Ai mulai melaksanakan ritual menanam padi dan jagung di kebun.

Ladang (Uma) merupakan kebun adat yang mana setelah tanam hingga pesta syukur panen (Pati Ea) di tahun pertama maka harus ditanam padi dan jagung selama 3 tahun berturut-turut.

“Ini kebun adat sehingga harus tiga tahun ditanam padi dan jagung di kebun ini,” sebut Maria Dua Lodan, warga Kampung Wairbou saat ditemui di kebun adat, Senin (23/12/2025).

Maria mengatakan, kebun dibersihkan dari rerumputan maka dibiarkan terlebih dahulu hingga musim hujan tiba baru dilaksanakan penanaman padi dan jagung.

Dia sebutkan, padi yang ditanam di kebun adat merupakan padi lokal dari jenis padi ladang yang sejak turun temurun ditanam warga Etnis Tana Ai.

Baca Juga :  Berkeliling Sambil Berbuat Baik, Catatan Perjalanan Panggilan Romo Egi Parera Hingga Pancawindu Imamat

“Jenis padi lokal lebih tahan terhadap kondisi iklim yang tidak menentu dan tahan hama penyakit. Padi ini juga bisa tahan lama disimpan selama bertahun-tahun,” ungkapnya.

Ritual Tanam Padi Etnis Tana Ai di Wairbou

Albinus Lase warga Wairbou lainnya menambahkan, saat penanaman padi warga Kampung Wairbou maupun Wailoke bergotong royong bekerja sehingga proses penanaman padi cepat selesai.

Binus sapaannya mengatakan, proses penanaman juga dilaksanakan saat cuaca sedang panas usai turun hujan sehingga setelah ditanam dan keesokan harinya turun hujan benih padi yang tercecer di luar lubang akan terbawa masuk ke dalam lubang.

“Penanaman menggunakan tugal dari kayu yang ujungnya diruncing guna membuat lubang di tanah. Benih padi dimasukan ke dalam lubang-lubang. Padi yang akan ditanam harus dibagi oleh Luka, orang yang khusus bertugas membagi benih padi,” terangnya.

Baca Juga :  Menyalakan Harapan dari Gereja KAE

Binus mengakui warga Etnis Tana Ai masih memegang teguh adat dan budaya termasuk proses menanam padi di kebun terutama di kebun adat yang mana semua prosesnya harus didahului dengan ritual adat oleh ketua adat.

Ritual Tanam Padi Etnis Tana Ai di Wairbou

Dia menegaskan, kebun adat wajib melaksanakan rangkaian ritual adat sedangkan kebun biasa tidak diwajibkan untuk menggelar ritual adat selama proses penanaman padi.

Ia mengakui saat ini kondisi cuaca sulit diprediksi termasuk musim hujan dan kapan dilaksanakan proses penanaman padi.

“Banyak warga juga sekarang sudah mulai menggunakan bahan-bahan kimia untuk mematikan rumput dan menggunakan pupuk kimia. Kalau dulu rumput dibersihkan dengan cangkul atau parang dan rumput dikeringkan untuk dijadikan pupuk dengan meletakkannya di sela -sela tanaman padi atau jagung,” pungkasnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Geliat Ekonomi Mulai Bersemi di Balik Reruntuhan Bangunan Warga Reok Pasca Gempa Tektonik Flores
Lembah Colol Manggarai Timur: Surga Kopi Terbaik Kelas Dunia
Hampir Dua Tahun di Huntara, Pengungsi Lewotobi Menanam Harapan lewat Semangka
Gempa, Ketakutan, dan Misteri Sebuah Kepergian
Cinta yang Mencapai Tujuan dengan Cara yang Berbeda
Menyalakan Harapan dari Gereja KAE
‘Berlutut’ di Antara Duka
Listrik, Jalan, dan Sinyal: Harapan dari Ujung Desa Tenda-Ondo
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 14:07 WITA

Geliat Ekonomi Mulai Bersemi di Balik Reruntuhan Bangunan Warga Reok Pasca Gempa Tektonik Flores

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Lembah Colol Manggarai Timur: Surga Kopi Terbaik Kelas Dunia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:11 WITA

Hampir Dua Tahun di Huntara, Pengungsi Lewotobi Menanam Harapan lewat Semangka

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:33 WITA

Gempa, Ketakutan, dan Misteri Sebuah Kepergian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:43 WITA

Cinta yang Mencapai Tujuan dengan Cara yang Berbeda

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Kuasa Hukum Mayella da Cunha Laporkan Dua Kasus ke Polres Sikka

Senin, 7 Sep 2026 - 21:12 WITA