Oleh karena itu, Program Inpres Jalan Daerah (IJD) harus segera difokuskan untuk menuntaskan jaringan jalan yang belum terhubung di Krayan, baik jalan paralel perbatasan maupun jalan daerah.
Mengingat besarnya sumbangan hasil mineral Kalimantan Utara bagi negara, pembangunan infrastruktur di wilayah ini sudah sepatutnya menjadi prioritas utama.
Meskipun sebagian besar badan jalan trans-perbatasan menuju Krayan sudah tembus, peningkatan struktur dari jalan tanah menjadi jalan layak harus segera direalisasikan.
Wilayah Krayan membutuhkan alokasi anggaran yang memadai dan target penyelesaian yang tegas.
Dengan konektivitas darat yang tuntas, warga perbatasan akan benar-benar merasakan kehadiran negara, sehingga semboyan kebanggaan “Garuda di dadaku” tidak lagi menjadi ironi di tengah kenyataan bahwa “isi perut” masih harus bergantung pada negara tetangga. *
Penulis adalah Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegjapranata dan Dewan Penasehat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI)










