Dampaknya, harga sembako melambung tinggi. Bahan bakar minyak Rp 30 ribu per liter, semen 490 ribu per zak, gula Rp 29 ribu per kg. Dan yang paling parah hasil pertanian warga tidak bisa terangkut.
Jadi perekonomian lumpuh total. Warga mengancam keluar dari NKRI jika jalan tersebut tidak segera ditangani. Slogan membangun dari pinggiran hanya omon-omon.
Warga Krayan lebih murah beli sembako dari Malaysia. Jarak Krayan ke Bakelalan (Malaysia) cuma 7 km dan beraspal.
Sedangkan ke Malinau jaraknya hampir 200 km dengan jalan tanah dan menjadi lumpur saat musim hujan. Warga memilih Malaysia karena lebih mudah dan murah.
Dampak multidimensional
Kondisi infrastruktur jalan darat yang belum terhubung sepenuhnya antara Krayan (Kabupaten Nunukan) dan Malinau serta kondisi jalan internal yang masih didominasi tanah dan berlumpur telah menciptakan keterisolasian geografis ekstrem bagi masyarakat kawasan perbatasan Kalimantan Utara.
Dampak multidimensional yang dirasakan oleh masyarakat Krayan mencakup beberapa aspek.
Pertama, persoalan tingginya biaya logistik yang melambungkan harga kebutuhan pokok .










