Menjaga Urat Nadi Kepulauan: Dari Angkutan Perintis hingga RUU Daerah Kepulauan - FloresPos Net - Page 2

Menjaga Urat Nadi Kepulauan: Dari Angkutan Perintis hingga RUU Daerah Kepulauan

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 11:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sektor angkutan darat dan penyeberangan perintis mendapatkan alokasi sebesar Rp 684,12 miliar untuk menopang 605 layanan, termasuk operasional di 245 lintasan penyeberangan.

Sementara itu, sektor pelayaran perintis dan Tol Laut memperoleh alokasi sebesar Rp 2,06 triliun guna mendukung operasional kapal penumpang, kapal barang, serta jaringan Tol Laut.

Seluruh alokasi anggaran ini difokuskan untuk menjaga keberlanjutan arus logistik dan mobilitas masyarakat di wilayah Tertinggal, Terdepan, Terluar, dan Perbatasan (3TP).

Baca Juga :  Merenung Pak Jokowi: Antara Titik Sunset dan Sunrise Kekuasaan (sekadar butir-butir pasir  di sepanjang pantai  negeri)

Saat Bencana Tiba

Saat bencana alam menerjang, kapal penyeberangan seperti kapal Roll-on/Roll-off (Ro-Ro) memegang peran yang sangat krusial.

Armada ini menjadi sarana vital penyambung asa, khususnya bagi wilayah kepulauan atau kawasan yang terisolasi akibat akses daratnya lumpuh tersapu banjir, tanah longsor, maupun kerusakan jembatan.

Baca Juga :  Seminari Sebagai Ruang Formasi Jiwa Religius dan Sosial (Catatan Pinggir dari Ruang Seminar Jelang Berlian Seminari San Dominggo)

Fungsi pertama, dalam situasi darurat pascabencana, kapal penyeberangan berperan vital sebagai jembatan logistik penentu.

Saat jalur darat tak lagi bisa dilalui, koridor laut menjadi tumpuan paling andal untuk mendistribusikan bantuan berskala besar.

Berita Terkait

Pertanian Sektor Utama Penggerak Perekonomian Kabupaten Ende
Sumpah yang Dimudahkan
Gempa Tektonik Flores, Solidaritas Kemanusiaan, dan IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Catatan Kritis Sektor Transportasi: Tantangan Keselamatan, Infrastruktur, dan Pelayanan
Berjalan Bersama Merawat Keadaban Publik dan Meneguhkan Solidaritas Kemanusiaan (Catatan dari Sarasehan Nasional FMKI)
Upaya Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri
Bisnis Thrifting di Kota Kupang: Gaya Hidup Hemat yang Menggerakkan Ekonomi
Quo Vadis Benih Pangan Lokal di Era Pertanian Modern
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:06 WITA

Sumpah yang Dimudahkan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:45 WITA

Gempa Tektonik Flores, Solidaritas Kemanusiaan, dan IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:37 WITA

Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Catatan Kritis Sektor Transportasi: Tantangan Keselamatan, Infrastruktur, dan Pelayanan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:57 WITA

Berjalan Bersama Merawat Keadaban Publik dan Meneguhkan Solidaritas Kemanusiaan (Catatan dari Sarasehan Nasional FMKI)

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:42 WITA

Upaya Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:41 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Melampaui Reruntuhan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:29 WITA