Kapal ini sanggup mengangkut puluhan hingga ratusan ton logistik, mulai dari bahan pangan, obat-obatan, tenda, air bersih, sampai BBM langsung menuju lokasi terdekat dari wilayah terdampak.
Fungsi kedua, sebagai pengangkut alat berat dan kendaraan operasional. Melalui desain Roll-on/Roll-off (Ro-Ro) kendaraan dapat langsung masuk dan keluar geladak dengan cepat.
Fitur ini sangat krusial untuk menggerakkan alat berat seperti excavator dan buldoser guna membuka pemukiman atau jalan yang tertutup puing.
Kapal Ro-Ro juga menjadi penyeberang utama bagi armada pendukung darurat, mulai dari truk tangki air bersih, mobil tangki BBM/LPG, ambulans, kendaraan operasional SAR, hingga unit dapur umum keliling.
Fungsi ketiga, penyelamatan dan evakuasi massal korban bencana. Dengan daya tampung yang besar, kapal penyeberangan sangat diandalkan dalam situasi krisis.
Kapal ini dapat dengan cepat dialihfungsikan untuk mengangkut ratusan hingga ribuan pengungsi dari area berbahaya menuju lokasi yang lebih aman atau fasilitas kesehatan rujukan.
Fungsi keempat, pengiriman personel gabungan secara efisien. Tak hanya barang dan armada kendaraan, kapal penyeberangan juga menjadi tulang punggung mobilitas ribuan petugas darurat.










