MBAY, FLORESPOS.net-Kegiatan belajar mengajar (KBM) Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kaburea, Desa Tenda Kinde, Kecamatan Wolo Wae, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), digelar di bawah tenda mandiri belakangan.
SDN ini salah satu yang terdampak gempa bumi Flores yang berkekuatan M 7,7 pada 15 Agustus 2026 lalu.
Meski dalam kondisi serba terbatas, namun semangat para murid setempat mengikuti aktifitas belajar tak pernah padam. Para guru pun demikian, mereka terus mencerdaskan dan menguatkan anak-anak siswa/i didik dengan penuh dedikasi, integritas.
Suprianto, salah satu orang tua murid asal Dusun Kaburea, Desa Tenda Kinde, Kecamatan Wolo Wae, Nagekeo, mengatakan itu melalui WhatsApp (WA) yang diterima media ini belum lama berlalu.
Lebih jauh Suprianto mengungkapkan, aktivitas belajar mengajar di SDN Kaburea, tetap berlangsung meski sekolah terdampak gempa bumi.
Para siswa dan guru kini melaksanakan pembelajaran di tenda mandiri yang dijadikan ruang kelas sementara. Tenda tersebut menjadi tempat berlindung sekaligus ruang belajar bagi siswa selama kondisi bangunan sekolah belum memungkinkan digunakan secara normal.
Di dalam tenda, para siswa duduk beralaskan terpal dengan perlengkapan belajar seadanya. Ruang yang terbatas membuat kegiatan belajar harus dilakukan secara sederhana. Meski demikian, siswa tetap mengikuti pelajaran dan memperhatikan penjelasan guru.
Penulis : Andre Durung
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










