Jagung Titi “Baleo” Lembata - FloresPos Net - Page 3

Jagung Titi “Baleo” Lembata

- Jurnalis

Minggu, 12 Oktober 2025 - 11:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apolonaris Mayan bilang, “dalam demo ini, bukan saja soal jagung dititi, tetapi nilai filosofisnya. Semangat juang, ketahanan, kesabaran, keuletan, kekompakan yang akan dan menjadi energi saat para ASN bekerja.”

“Pengabdian dan loyalitas kepada daerah datang juga dari semangat proses dalam titi jagung ini. Kita mau etos kerja para ASN semakin tinggi untuk pembangunan di Kabupaten Lembata,” kata Apol Mayan.

Saya keliling semua tenda OPD. Tempat para ASN ramai-ramai duduk titi jagung. Tik…tik…tok…tik…tik…tok. Pok…pok…pok. Bunyi tabrakan batu ceper lebar dan batu kecil lonjong bersahutan.

Baca Juga :  Deken Lembata: Obor Mas Jadi Penyalur Berkat Bagi Lembata dan NTT

Tangan-tangan lembut itu sedikit terlihat kasar. Keringat mengalir deras. Bau asap. Asap api menyeruak ke wajah. Bedak, lipstik, dan minyak rambut melele -mengalir di pipi.

“Besok Minggu 12 Oktober, bertepatan dengan 26 tahun Kabupaten Lembata, kita luncurkan jagung titi 2000 kemasan ke pasaran,” kata Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq membuka aksi “Titi Jagung” ASN.

Jagung Titi kemasan yang diluncurkan merupakan hasil keuletan, ketekunan, kesabaran dari tangan-tangan terampil mama-mama di sudut kampung-kampung Lembata. Produk dalam kemasan ini diberi nama agak lagak, “Jagung Titi Baleo”.

Baca Juga :  BPOLBF Targetkan 10.000 Tenaga Kerja Terserap di Parapuar

Mata saya tetap lebih fokus lihat gerak lincah tangan dan mata Marta Urgoe dan Monika Tuto. Pingin lihat terus tradisi titi jagung dan budaya makan jagung titi dari generasi ke generasi.

Tidak saja. Tradisi dan budaya ini hanya pada masyarakat kecil di kampung-kampung pelosok dan penjuru Lembata saja. Seperti Mama Marta Urgoe dan Mama Monika Tuto di Desa Baolangu. Tapi semua kalangan dan elemen masyarakat Lamaholot, Lembata.*

Penulis: Wartawan dan Editor Florespos.net

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

FGD Pilot Project Tata Kelola Risiko: Langkah Strategis Penguatan Keselamatan Pariwisata Labuan Bajo
BPOLBF Gelar Kick Off FA 2026, Fokus Perkuat Kapasitas Pelaku Usaha Pangan di Labuan Bajo
English is Fun: Kolaborasi Hangat Rita English Club dan Cristo Re English Club dalam English Night
BPOLBF Dukung Penuh Silentium Magnum, Gerakan Kolektif Pariwisata Berbasis Spiritualitas-Keberlanjutan
Perang Timur Tengah Berdampak Buruk Terhadap Pariwisata Manggarai Barat
Perempuan, Dapur dan Warisan Pangan Lokal (Meneropong Lebih Jauh Festival Pangan Lokal di Kampung Adat Wogo)
LNBM Berkomitmen Terus Nyalakan Lentera Riset dan Pemberdayaan ke  Seantero Indonesia
Konsisten Selamatkan Satwa Komodo dan Habitatnya, Warga Pota Matim Raih Kalpataru dan Aneka Penghargaan
Berita ini 244 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 22:17 WITA

FGD Pilot Project Tata Kelola Risiko: Langkah Strategis Penguatan Keselamatan Pariwisata Labuan Bajo

Rabu, 22 April 2026 - 07:39 WITA

BPOLBF Gelar Kick Off FA 2026, Fokus Perkuat Kapasitas Pelaku Usaha Pangan di Labuan Bajo

Minggu, 19 April 2026 - 11:39 WITA

English is Fun: Kolaborasi Hangat Rita English Club dan Cristo Re English Club dalam English Night

Rabu, 1 April 2026 - 19:19 WITA

BPOLBF Dukung Penuh Silentium Magnum, Gerakan Kolektif Pariwisata Berbasis Spiritualitas-Keberlanjutan

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:52 WITA

Perang Timur Tengah Berdampak Buruk Terhadap Pariwisata Manggarai Barat

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Polemik “Pers Perut Kosong” Berakhir, Odorikus Minta Maaf

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:47 WITA