Titi jagung merupakan salah satu tradisi yang diwariskan secara turun temurun dalam rumpun masyarakat Lamaholot. Hasilnya jagung titi, menjadi salah satu makanan khas orang Lamaholot.
“Titi jagung ini sudah tradisi kami. Tiap pagi sebelum ke kebun dan anak-anak ke sekolah, saya titi jagung untuk makan pagi dan minum kopi atau teh. Saya titi jagung juga untuk jual. Bisa dapat sedikit uang untuk makan dan sekolah anak,” kata Maria Urgoe dan Monika Tuto sambil tersenyum bangga.
“Bungkus buat saya satu plastik yang baru selesai dititi. Harganya berapa? tanya saya. “Duapuluh lima ribu no,” jawab Mama Marta Urgue dan Mama Monika Tuto.
Marta Urgoe dan Monika Tuto bertemu lagi dengan saya, Sabtu 11 Oktober 2025. Beda tempat. Ini, di halaman depan Kantor Bupati Lembata. Beda moment. Ini, dalam rangka perayaan hari ulang tahun otonomi daerah (Otda) Kabupaten Lembata ke-26.
Kabupaten Lembata secara definitif ditetapkan sebagai daerah otonomi baru pada 12 Oktober 1999. Lepas pisah dengan kabupaten induk, Flores Timur di ujung timur Pulau Flores.
Marta Urgoe dan Monika Tuto diundang lagi. Ikut aksi titi jagung meriarayakan HUT Otda itu. Aksi pagi itu, semua aparatur sipil negara pada organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Lembata Titi Jagung. Marta dan Monika masuk dalam kelompok demo Titi Jagung dari kecamatan.
“Kami diundang lagi di kegiatan ini. Terima kasih pemerintah,” kata Marta dan Monika dengan bangga dan senyum lebar ketika bertemu saya.
Para ASN tumpah ruah. Mereka aksi “Titi Jagung”. Tujuannya, untuk mengangkat kearifan lokal titi dan jagung titi sebagai pangan khas Lembata.
Lebih dari itu untuk meningkatkan rasa cinta ASN terhadap pangan lokal dan mendukung program Bupati-Wabup Lembata melalui tagline Nelayan, Tani dan Ternak serta meningkatkan kekompakan OPD lingkup Pemkab Lembata.
“Aksi ini sebagai sebuah gerakan untuk lebih mencintai makan khas Lembata, jagung titi dan mempunyai ketahanan pangan lokal.” Itu kata Apolonaris Mayan, Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga dan Kebudayaan (Disporabud) Kabupaten Lembata disela-sela memantau aksi titi jagung itu.
Editor : Anton Harus
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya













