MBAY, FLORESPOS.net-Polemik ucapan “pers perut kosong” yang dilontarkan Ketua Komisi III DPRD Nagekeo, Odorikus Goa Owa, berakhir damai. Odorikus menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di hadapan sejumlah wartawan.
Permintaan maaf itu disampaikan dalam kegiatan coffee morning yang digelar di Kafe Bakeri Danga, Jumat (1/5/2026) siang.
“Hari ini saya tidak mau persoalkan sebelumnya. Hari ini saya hanya minta maaf kepada teman-teman wartawan semuanya. Itu kekhilafan saya. Saya tidak ada niat untuk menjatuhkan teman-teman wartawan,” ujar Odorikus di hadapan awak media.
Ia menegaskan agar polemik tersebut disudahi. “Terkait polemik ini kita berakhir di sini saja. Tidak usah diperpanjang lagi,” pintanya.
Permintaan maaf Odorikus disambut sejumlah wartawan yang hadir. Suasana coffee morning berlangsung cair. Kedua belah pihak sepakat mengakhiri persoalan dan kembali fokus pada fungsi kemitraan antara pers dan legislatif.
Sebelumnya, ucapan “pers perut kosong” yang terekam dalam rapat internal DPRD Nagekeo, Senin (27/4/2026), memicu reaksi keras insan pers.
PWMOI Ngada hingga organisasi wartawan di Nagekeo menilai diksi itu merendahkan profesi dan mencederai kemerdekaan pers.
Odorikus juga sempat melontarkan ancaman akan mempolisikan wartawan terkait pemberitaan studi tiru DPRD ke Sikka.
Dengan adanya permintaan maaf ini, polemik yang sempat memanas di media sosial dan ruang publik Nagekeo dinyatakan selesai. *
Penulis : Arkadius Togo
Editor : Wentho Eliando










