Polemik “Pers Perut Kosong” Berakhir, Odorikus Minta Maaf - FloresPos Net

Polemik “Pers Perut Kosong” Berakhir, Odorikus Minta Maaf

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Polemik ucapan “pers perut kosong” yang dilontarkan Ketua Komisi III DPRD Nagekeo, Odorikus Goa Owa, berakhir damai. Odorikus menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di hadapan sejumlah wartawan.

Permintaan maaf itu disampaikan dalam kegiatan coffee morning yang digelar di Kafe Bakeri Danga, Jumat (1/5/2026) siang.

“Hari ini saya tidak mau persoalkan sebelumnya. Hari ini saya hanya minta maaf kepada teman-teman wartawan semuanya. Itu kekhilafan saya. Saya tidak ada niat untuk menjatuhkan teman-teman wartawan,” ujar Odorikus di hadapan awak media.

Baca Juga :  Tim K9 Tiba di Mauponggo untuk Bantu Cari Korban Banjir Bandang

Ia menegaskan agar polemik tersebut disudahi. “Terkait polemik ini kita berakhir di sini saja. Tidak usah diperpanjang lagi,” pintanya.

Permintaan maaf Odorikus disambut sejumlah wartawan yang hadir. Suasana coffee morning berlangsung cair. Kedua belah pihak sepakat mengakhiri persoalan dan kembali fokus pada fungsi kemitraan antara pers dan legislatif.

Sebelumnya, ucapan “pers perut kosong” yang terekam dalam rapat internal DPRD Nagekeo, Senin (27/4/2026), memicu reaksi keras insan pers.

Baca Juga :  Hardiknas di Nagekeo, Ini Pesan Penjabat Bupati Raimundus

PWMOI Ngada hingga organisasi wartawan di Nagekeo menilai diksi itu merendahkan profesi dan mencederai kemerdekaan pers.

Odorikus juga sempat melontarkan ancaman akan mempolisikan wartawan terkait pemberitaan studi tiru DPRD ke Sikka.

Dengan adanya permintaan maaf ini, polemik yang sempat memanas di media sosial dan ruang publik Nagekeo dinyatakan selesai. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Perayaan Menuju Pelembagaan (3)
Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Tapak Sebagai Jejak, Tapak Sebagai Beban Antargenerasi (2)
Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda kepada Perpustakaan Kabupaten Sikka
Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)
Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 17:53 WITA

Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi

Rabu, 23 September 2026 - 17:31 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Perayaan Menuju Pelembagaan (3)

Rabu, 23 September 2026 - 17:25 WITA

Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata

Rabu, 23 September 2026 - 16:03 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Tapak Sebagai Jejak, Tapak Sebagai Beban Antargenerasi (2)

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WITA

Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian

Berita Terbaru