In Memoriam P. Klaus Naumann, SVD: Dari Pastor Bombon dan Cokelat hingga Donatur untuk Karya Kemanusiaan TRUK-F - FloresPos Net

In Memoriam P. Klaus Naumann, SVD: Dari Pastor Bombon dan Cokelat hingga Donatur untuk Karya Kemanusiaan TRUK-F

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 14:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Walburgus Abulat

REVERENDUS Pater (RP) Nikolaus Naumann, SVD atau yang akrab disapa Pater Klaus telah menghadap Sang Khalik di Homburg Jerman pada Kamis 24 Juli 2025 pukul 15.20 Waktu Jerman atau pukul 23.20 Waktu Indonesia Tengah.

Berita meninggalnya Pater Klaus mengagetkan semua orang, khusus orang-orang yang sudah mengenal dan merasakan sentuhan pelayanannya.

Salah satu instansi yang merasakan kehilangan adalah Tim Relawan Kemanusiaan Flores (TRUK-F) suatu lembaga kemanusiaan milik Congregatio Missionalis Servarum Spiritus Sancti (SSpS) atau Kongergasi Religius Suster Abdi Roh Kudus Flores Bagian Timur.

TRUK-F merasa kehilangan karena sosok misionaris asal Jerman itu sejak berdirinya TRUK-F atas inisiatif Mendiang Suster Eustochia, SSpS tahun 1997 selalu mendapat dukungan dari Pater Klaus.

Baca Juga :  Satu Abad Paroki St. Martinus Bola--Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027

Dalam perjalanannya lembaga ini. Khususnya dalam pendampingan terhadap para korban kekerasan dan ketidakadilan yang ditangani TRUK-F, dukungan Pater Klaus Nauman sangat besar andilnya untuk lembaga ini.

Betapa tidak. Sosok Pater Klaus selain sebagai salah seorang perintis, ia juga memiliki andil untuk mendanai lembaga ini, melalui jejaringan donatur di Jerman, termasuk keluarga Pater Klauss Nauman.

Perihal andil Pater Klaus Naumann ini disampaikan oleh Direktur TRUK-F Suster Fransiska Imakulata, SSpS atau yang akrab disapa Suster IKa melalui jaringan telepon seluler cq Video Call (VC) pada Jumat (25/7/2025) pagi.

Saat dihubungi, Suster Ika tampak berderai air mata. Ia dan 19 para korban kekerasan yang saat ini sedang menjalani dampingan di Shelter Santa Monika TRUK berderai air mata lantaran kehilangan sosok gembala yang selalu mempunyai hati dengan orang-orang kecil, khususnya para korban kekerasan dan ketidakadilan lainnya.

Baca Juga :  Potret Hidup Sebagian Warga Sikka, Ibu Hamil dan Anak-anak Masih Minum Air Kubangan

“Saya, karyawan TRUK-F dan 19 anak binaan kami yang sedang berada di Shelter Santa Monika merasa kehilangan atas meninggalnya sosok imam yang mencurahkan pikiran dan tenaganya untuk lembaga ini,” kata Suster Ika sambil menyeka air mata yang berlinangan dan meniris di pipi.

Suster Ika menyebut jasa Pater Klaus untuk TRUK-F di antaranya sejak awal selalu berdiskusi dengan perintis TRUK-F Suster Eustochia untuk mendirikan suatu lembaga kemanusiaan khusus untuk menampung para korban kekerasan dan ketidakadilan.

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Ketika LNBM In Flores Project Perkuat Jasa Wisata Berbasis Masyarakat di TWAL 17 Pulau Riung
Sokar Watubala Cikal Bakal Yasbida, Dari Kegiatan Sosial Karitatif Menjadi Yayasan Formil (Kenangan 40 Tahun Yasbida St. Vinsensius, 24 September 2026)
Sentra Peternakan Sapi di Flores Timur–Sudah Habiskan Rp 2 Miliar Lebih, Dirubah Jadi Sub Sentra, Pintu Masuk Tindak Pidana Korupsi?
Cerita Ketua RT Manchek Mbawu, Melayani Korban Gempa Flores dengan Sepenuh Hati
Geliat Ekonomi Mulai Bersemi di Balik Reruntuhan Bangunan Warga Reok Pasca Gempa Tektonik Flores
Lembah Colol Manggarai Timur: Surga Kopi Terbaik Kelas Dunia
Hampir Dua Tahun di Huntara, Pengungsi Lewotobi Menanam Harapan lewat Semangka
Gempa, Ketakutan, dan Misteri Sebuah Kepergian
Berita ini 496 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WITA

Ketika LNBM In Flores Project Perkuat Jasa Wisata Berbasis Masyarakat di TWAL 17 Pulau Riung

Selasa, 22 September 2026 - 08:05 WITA

Sokar Watubala Cikal Bakal Yasbida, Dari Kegiatan Sosial Karitatif Menjadi Yayasan Formil (Kenangan 40 Tahun Yasbida St. Vinsensius, 24 September 2026)

Selasa, 15 September 2026 - 19:26 WITA

Sentra Peternakan Sapi di Flores Timur–Sudah Habiskan Rp 2 Miliar Lebih, Dirubah Jadi Sub Sentra, Pintu Masuk Tindak Pidana Korupsi?

Sabtu, 12 September 2026 - 20:10 WITA

Cerita Ketua RT Manchek Mbawu, Melayani Korban Gempa Flores dengan Sepenuh Hati

Kamis, 3 September 2026 - 14:07 WITA

Geliat Ekonomi Mulai Bersemi di Balik Reruntuhan Bangunan Warga Reok Pasca Gempa Tektonik Flores

Berita Terbaru