In Memoriam P. Klaus Naumann, SVD: Dari Pastor Bombon dan Cokelat hingga Donatur untuk Karya Kemanusiaan TRUK-F - FloresPos Net - Page 4

In Memoriam P. Klaus Naumann, SVD: Dari Pastor Bombon dan Cokelat hingga Donatur untuk Karya Kemanusiaan TRUK-F

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 14:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pater Klaus adalah anak dari pasangan Ayah Josef Naumann dan Ibu: Alwine Naumann.

Pater Klaus adalah anak sulung dan memiliki adik: Herman Naummann dan Maria Naumann. Pada tahun 1954 – 1962 Pater Klaus menempuh pendidikan SD di Theley. Tahun 1962 – 1967.

Pater Klaus menempuh pendidikan SMP disambung SMA di Ottweiter. Tahun 1967 – 1969 Pater Klaus masuk Novisiat SVD di Sankt Augustin. Tahun 1969 1974 Pater Klaus menempuh pendidikan S1 di bidang Filsafat/Teologi di Sankt Augustin.

Pada tahun 1973, Pater Klaus mengikrarkan Kaul Kekal di Sankt Augustin. Tahun 1974 Pater Klaus ditahbiskan menjadi Imam Misionaris SVD di Sankt Augustin. Tahun 1974-1975 Pater Klaus mengambil Lisensiat bidang Misiologi di Sankt Augustin.

Baca Juga :  Dari Lela ke Balela: Kisah Menyongsong 100 Tahun Kongregasi SSpS Komunitas Balela di Larantuka

Pada 20 September 1975 Pater Klaus tiba di Indonesia melalui Bandara Halim Perdana Kusuma. Pada 1975 – 1978 Pater Klaus mulai belajar bahasa sambil melayani umat di Paroki Benteng Jawa sebagai pastor rekan.

Pada tahun 1978 – 1981 Pater Klaus menjadi Pastor Paroki Benteng Jawa. Tahun 1982 – 1983 Pater Klaus mendapat sakit malaria yang serius sehingga dia harus berhenti dari Pastor Paroki dan harus menjalani pengobatan intensif di RS Cancar dan RKZ Surabaya.

Baca Juga :  Yuning Wangge Jatuh Cinta Dengan Sorgum Karena Pingin Lestarikan Pangan Lokal 

Tahun 1983 setelah pulih dari Malaria Pater Klaus pindah ke Paroki Kewapante menjabat sebagai Pastor Rekan sampai 1995. Pada tahun 1995-2005 Pater Klaus menjabat sebagai Pastor Paroki Kewapante Maumere.

Selama berkarya di Kewapante, Pater Klaus dikenal dalam bidang olahraga Sepak Bola sebagai pelatih dan konsultan teknis dalam permainan Sepak Bola.

Sejak tahun 2005 Pater Klaus purnabakti dari jabatan Pastor Paroki dan tetap melayani umat Paroki Kewapante.

Pada 2006-2016 Pater Klaus menjabat sebagai Direktur CARINA (Caritas Indonesia) Keuskupan Maumere.

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

LNBM Berkomitmen Terus Nyalakan Lentera Riset dan Pemberdayaan ke  Seantero Indonesia
Konsisten Selamatkan Satwa Komodo dan Habitatnya, Warga Pota Matim Raih Kalpataru dan Aneka Penghargaan
Janji Allah dan Keteguhan Hati, Pesan Ramadan dari Mimbar Subuh Nurul Iman Waiwerang
Babak Baru di Ujung Dermaga
Ritel Modern, Meja Kasir dan Kerukan Recehan (Perspektif Manajemen SDM)
Bang Nik: Sosok Dosen, Peneliti, Penulis Buku dan Pernah Menimba Ilmu di Israel
Puncak Perjalanan Akademik (sisipan pesan dalam momen Penilaian Pembelajaran Akhir Mahasiswa Stipar Ende)
In Memoriam Yosef Maria Florisan
Berita ini 395 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:51 WITA

LNBM Berkomitmen Terus Nyalakan Lentera Riset dan Pemberdayaan ke  Seantero Indonesia

Minggu, 1 Maret 2026 - 16:03 WITA

Konsisten Selamatkan Satwa Komodo dan Habitatnya, Warga Pota Matim Raih Kalpataru dan Aneka Penghargaan

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:46 WITA

Janji Allah dan Keteguhan Hati, Pesan Ramadan dari Mimbar Subuh Nurul Iman Waiwerang

Senin, 16 Februari 2026 - 21:22 WITA

Babak Baru di Ujung Dermaga

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:49 WITA

Ritel Modern, Meja Kasir dan Kerukan Recehan (Perspektif Manajemen SDM)

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Pemkab Sambut Positif Kehadiran Toko Filosi Laptop di Ende

Jumat, 6 Mar 2026 - 15:53 WITA