Penangkapan Presiden Venezuela Hanya dalam 5 Jam dan Ancaman bagi Indonesia yang Kaya SDA - FloresPos Net - Page 4

Penangkapan Presiden Venezuela Hanya dalam 5 Jam dan Ancaman bagi Indonesia yang Kaya SDA

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cepat atau lambat ini akan jadi target, saat dunia semakin sempit, bahan baku menipis. Kita punya nikel, batubara, emas, laut, hutan, semuanya ada disini. Kita seksi. Tetapi coba tengok ke dalam. Radar Indonesia disebutkan banyak bolongnya. Sistem perbankan, banyak kecolongan, banyak uang nasabah hilang tanpa penjelasan atau penjelasan pamflet. Masih numpang jalur pipa SWIFT punya Barat. Banyak data rahasia pribadi yang bisa di-cloud asing.

Operasi Caracas mengajarkan satu hal yakni Kedaulatan tanpa teknologi itu omong kosong. Diplomasi tanpa otot siber itu cuma puisi cengeng.

Baca Juga :  Pengaruh Media Sosial Dalam Pembentukan Jati Diri Mahasiswa

Jika besok kita dianggap “nakal” entah tiba-tiba karena hilirisasi atau karena vokal di PBB, siapkah kita, jika tombol “OFF” ditekan dari Washington?

Siapkah jika bank kita offline dan pesawat tempur asing sudah ada di atas Monas tanpa terdeteksi? Di meja makan raksasa dunia hari ini, pilihannya cuma dua yakni duduk memegang garpu sebagai pemain atau telanjang di atas piring sebagai menu santapan.

Baca Juga :  Dalam Pelukan Ine Maria Guadalupe

Faktanya, Indonesia masih sibuk dengan urusan agama, urusan halal dan haram, urusan kafir dan suci, urusan jubah dan sorban, urusan mayoritas dan minoritas, urusan surga dan neraka, dan berbagai urusan lainnya yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan kemajuan teknologi AI tingkat tinggi sebagai bentuk proteksi negaranya.

Ingat, Caracas Venezuela sudah jadi menu dan bulan bulanan Amerika. Mari buka mata, buka wawasan, maju bersama, untuk Indonesia tercinta. *

Penulis adalah Jurnalis Media Indonesia tinggal di Denpasar 

Berita Terkait

Pendidikan adalah Hak yang Tak Dapat Dinegosiasikan: Menggugat Kebijakan Pembangunan di Lingkungan Sekolah
Anatomi Kekuasaan yang Memecah Diri: Radikalitas Ekaristi dalam Filsafat Politik Kepemimpinan
Merawat Tanah yang Merintih (Catatan Spiritual di Hari Lingkungan Hidup Sedunia)
Krisis sebagai Penggerak Transformasi
Republik Lapar, Pejabatnya Kenyang: Korupsi Sudah Jadi Lauk Wajib
Prabowo Menggantikan Kepala BGN: Solusi atau Kolusi?
Hindayana dan Kurikulum Keteladanan
Ende, Soekarno, dan Momen Lahirnya Pancasila
Berita ini 234 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:49 WITA

Pendidikan adalah Hak yang Tak Dapat Dinegosiasikan: Menggugat Kebijakan Pembangunan di Lingkungan Sekolah

Senin, 8 Juni 2026 - 09:46 WITA

Anatomi Kekuasaan yang Memecah Diri: Radikalitas Ekaristi dalam Filsafat Politik Kepemimpinan

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:36 WITA

Merawat Tanah yang Merintih (Catatan Spiritual di Hari Lingkungan Hidup Sedunia)

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:05 WITA

Krisis sebagai Penggerak Transformasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:05 WITA

Republik Lapar, Pejabatnya Kenyang: Korupsi Sudah Jadi Lauk Wajib

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Wakil Bupati Buka Turnamen Piala Bupati Ende U-17

Selasa, 9 Jun 2026 - 19:45 WITA

Nusa Bunga

Empat Jabatan Lowong, Pemkab Manggarai Timur Gelar Seleksi Terbuka

Selasa, 9 Jun 2026 - 16:36 WITA