Netral dan Independen Media dalam Membaca Kasus Waduk Lambo - FloresPos Net - Page 3

Netral dan Independen Media dalam Membaca Kasus Waduk Lambo

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 08:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Netralitas hanya relevan ketika kita berada di tahap seleksi, ketika semua calon memiliki peluang yang sama dan kita membuka ruang untuk menilai. Tapi setelah keputusan diambil, kita harus independen, berpihak pada arah, pada tujuan, pada prinsip yang kita yakini benar.

Paradoks dunia modern adalah banyak yang mengaku netral padahal sesungguhnya mereka kehilangan keberanian untuk independen.

Netral seringkali menjadi alasan untuk tidak bersuara, untuk tidak bertanggung jawab, untuk bersembunyi di balik kebisuan yang tampak bijak.

Sementara independen menuntut keberanian, untuk berpihak, untuk berkata benar, untuk menanggung akibat dari pilihan.

Maka dunia yang sehat tidak butuh orang netral, tapi orang independen. Karena air yang terus-menerus netral akan mudah diwarnai siapa saja, tapi api yang independen akan selalu memberi terang, meski kadang menyakitkan mata yang enggan melihat kebenaran.

Baca Juga :  Politik Dinasti, Apa Kabar Demokrasi?

Lalu bagaimana kita bisa membedah tentang independensi dalam pemberitaan media tentang Waduk Lambo. Independensi dalam pemberitaan tentang Waduk Lambo berarti bahwa jurnalis dan atau media harus menyajikan informasi secara bebas dari tekanan, kepentingan, atau pengaruh pihak mana pun, baik dari pemerintah, investor proyek, kelompok masyarakat, maupun sponsor.

Berita atau materi tulisan tentang Waduk Lambo harus bebas dari intervensi pihak manapun seperti pihak kepolisian, BPN, suku-suku di kawasan Waduk Lambo, para aktivis, para penasihat hukum.

Baca Juga :  Memulihkan Wajah Manusia

Media tidak boleh membiarkan pihak pemerintah, kontraktor proyek, tokoh adat, atau kelompok penolak dan pendukung Waduk Lambo mengatur apa yang harus ditulis dan tidak ditulis atau disembunyikan.

Namun demikian, hal yang perlu diperhatikan adalah semua tulisan dalam tubuh berita harus berimbang (cover both side). Pihak pihak yang berwenang harus diberi ruang sepenuhnya.

Misalnya, suara pemerintah tentang alasan pembangunan, suara masyarakat baik yang menolak maupun yang mendukung. Pendapat para ahli tentang dampak lingkungan, sosial dan ekonomi.

Berita Terkait

Ketika Badai Mengguncang Perahu Gereja: Apakah Kita Masih Mau Mendayung?
Larangan Merokok Sambil Mengemudi
Geothermal Flores: Untuk Siapa?
Menjadi Korban Bukanlah Identitas Abadi
Anatomi Krisis Keselamatan Angkutan Barang
Menuju MUSPAS IX KAE: Dari Budaya Keprihatinan Menuju Budaya Harapan
Memori Kolektif dan Siklus Konflik dalam ‘Yang Runtuh Lalu Satu’
Milenial Keru-Baki dan Ikhtiar Merawat Persaudaraan
Berita ini 544 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:03 WITA

Larangan Merokok Sambil Mengemudi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:55 WITA

Geothermal Flores: Untuk Siapa?

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:21 WITA

Menjadi Korban Bukanlah Identitas Abadi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:52 WITA

Anatomi Krisis Keselamatan Angkutan Barang

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Menuju MUSPAS IX KAE: Dari Budaya Keprihatinan Menuju Budaya Harapan

Berita Terbaru

Lantai Pasar Batu Cermin kini tinggal tanah,berdebu dan mengotori jualan pedagang.

Nusa Bunga

Pedagang Keluhkan Mahalnya Sewa Petak Jualan di Pasar Batu Cermin

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:23 WITA