Di titik ini, bolehlah diajukan satu pertanyaan sederhana. Bagaimana negara memperlakukan warganya sebagai makhluk berpikir.
Jika membaca Marx dianggap berbahaya, maka kita sedang menuju masa di mana berpikir adalah ancaman, dan diam adalah keselamatan. Dan itu bukan masyarakat yang sehat. Itu adalah masyarakat yang takut pada dirinya sendiri.*
Penulis adalah Staf Pengajar Stipar Ende










