Kasus Curi Kambing, Polres Nagekeo Masih Lakukan Penyelidikan dan Pemeriksaan - FloresPos Net

Kasus Curi Kambing, Polres Nagekeo Masih Lakukan Penyelidikan dan Pemeriksaan

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Proses hukum kasus dugaan pencurian kambing di Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo masih berjalan di tempat.

Hingga Rabu (29/7/2026) malam, Polres Nagekeo masih bungkam terkait status hukum 4 terduga pelaku yang diamankan warga pada Selasa (28/7/2026) sore.

Pihak kepolisian baru sebatas membenarkan telah menerima laporan. Namun belum ada pernyataan resmi terkait status hukum keempat terduga pelaku.

Peristiwa bermula saat warga RT 33 Dusun V dan Dusun IV, Desa Aeramo mengamankan 2 orang pemuda yang diduga mencuri ternak. Dari tangan para terduga, warga menemukan barang bukti 1 ekor kambing betina.

Baca Juga :  Sekretaris Tim Pemenangan Paket Idola: Ini Kemenangan Rakyat Nagekeo

Warga kemudian melapor ke SPKT Polres Nagekeo sekitar pukul 16.00 WITA. Petugas langsung turun ke lokasi dan membawa kedua terduga beserta barang bukti ke Mapolres Nagekeo.

Belum sampai dua jam Polisi juga menangkap dua lagi terduga pelaku yang di duga curi kambing. Keempat terduga yang diamankan berinisial VEP (22), AJM (17) UR (17), dan M (18).

Baca Juga :  Warga Terdampak Banjir Bandang di Mauponggo Nagekeo Mengungsi ke Rumah Keluarga

Saat dikonfirmasi, pihak Polres Nagekeo hanya memberikan keterangan singkat.

“Kami sudah menerima laporan dugaan pencurian kambing di wilayah Aeramo. Saat ini masih dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap para pihak,” ujar Kasat Reskrim Polres Nagekeo Iptu Fajar E. Cahyono, S.H, Rabu (29/7/2026) malam.

Ketika Florespos.net, menanyakan lebih lanjut terkait status hukum keempat terduga, apakah sudah naik ke tahap penyidikan dan ditetapkan sebagai tersangka, pihak kepolisian memilih tidak menjawab. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat, Kodim 1603/Sikka Gelar Bazar Murah Sambut HUT TNI ke-81
Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan
Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban
Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya
POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar
Hilang Kontak Saat Menuju Pulau Karumpa Selayar,Dua Nelayan Sikka Ditemukan Tim SAR Gabungan
Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih
Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap
Berita ini 344 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 13:39 WITA

Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat, Kodim 1603/Sikka Gelar Bazar Murah Sambut HUT TNI ke-81

Senin, 21 September 2026 - 21:34 WITA

Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan

Senin, 21 September 2026 - 21:04 WITA

Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban

Senin, 21 September 2026 - 21:01 WITA

Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya

Senin, 21 September 2026 - 20:11 WITA

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Berita Terbaru