Tolak Geothermal, Lawan Kebohongan (Catatan Sekenanya atas Laporan Tim Satgas Geothermal Flores-Lembata) - FloresPos Net

Tolak Geothermal, Lawan Kebohongan (Catatan Sekenanya atas Laporan Tim Satgas Geothermal Flores-Lembata)

- Jurnalis

Kamis, 4 September 2025 - 09:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Steph Tupeng Witin

Steph Tupeng Witin

Oleh: Steph Tupeng Witin

MARK Twain merupakan nama samaran dari Samuel Langhorne Clemens (1835-1910). Dia diakui sebagai salah satu penulis Amerika paling penting. Ia memulai karier menulis saat mencari emas di wilayah Nevada (1861).

Pengalaman mencari emas itu ia rangkai dalam buku berjudul “Roughing It” yang edisi terjemahannya dalam Bahasa Indonesia diterbitkan Gramedia dengan judul “Blusukan Mark Twain” (2017).

Mark Twain mengatakan bahwa tambang adalah lubang yang digali oleh para pembohong. Lubang itu memang menjadi jalan paling instan untuk mendapatkan uang sekaligus jembatan paling jahat untuk membunuh keberlanjutan hidup.

Baca Juga :  Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan di Ende Demo Tolak Proyek Geothermal

Mental instan ini yang paling digemari oleh pengusaha hitam yang patut diduga sekelas penjahat lingkungan. Investor tambang ini paling getol membayar ongkos dalam proses politik dan demokrasi dari politisi murahan yang angkuh.

Maka masuk akal kalau setelah memenangkan kontestasi, penguasa politik lebih kerap memberi porsi waktu kampanye geothermal dan tambang lainnya. Semua event selalu diisi obralan geothermal dengan balutan klaim usang dan basi: energi terbarukan.”

Padahal geothermal yang diklaim “energi terbarukan” itu memiliki daya rusak dan energi penghancur kehidupan paling sadis. Pemimpin-pemimpin kita sebenarnya tahu dampak buruk penghancuran lingkungan itu.

Baca Juga :  Gubernur NTT Bertemu Uskup Agung Ende Diskusi Soal Geothermal, Uskup Budi Kleden; Gereja Tegas dengan Sikapnya

Orang-orang ini lebih pantas kita sebut pemimpin geothermal dan penguasa lubang tambang. Mengapa? Karena mereka sedang menggali kuburan karier politiknya di lubang geothermal dan tambang lainnya.

Kita menduga, Tim Satgas Geothermal Flores-Lembata memang dibentuk untuk mengampanyekan mega proyek PLN yang berdaya penghancur tubuh bumi paling mematikan.

Tim ini katanya terdiri dari para professional yang pasti dibayar mahal untuk memberi rekomendasi yang menyenangkan pembayarnya.

PLN sangat bernafsu tinggi hampir tak tertahankan untuk menghancurkan keutuhan lingkungan dan menghentikan keberlanjutan hidup. Omong kosong “energi terbarukan” model dari belahan dunia mana?

Berita Terkait

Pembangunan Waduk Lambo Tersandung Ulah Mafia (Catatan Kritis untuk Propam Polda NTT)
Mewaspadai Terjangan Mafia Nagekeo
Jangan Lagi Mengkriminalisasi Jurnalis
Jangan Biarkan Nagekeo Jatuh ke Tangan Mafia
Ketika Keadilan Dirampas Kekuatan Mafia Nagekeo (Menelusuri Lebih Dalam Terjangan Mafia Nagekeo)
Polemik, Kronologi 14 Bidang Tanah dan Terempasnya Dus Wedo
Mempertanyakan Posisi Moral Pater Mill (Catatan Sekenanya Saja untuk Tulisan di Media Luar Jangkauan)
Rakyat Nagekeo Harus Tolak Bungkam (Dukungan untuk Suku Redu, Isa dan Gaja)
Berita ini 1,032 kali dibaca
Redaksi: Ikuti terus "ORING" setiap Senin dan Kamis dalam sepekan. Hanya di Florespos.net

Berita Terkait

Senin, 3 November 2025 - 18:05 WITA

Pembangunan Waduk Lambo Tersandung Ulah Mafia (Catatan Kritis untuk Propam Polda NTT)

Kamis, 30 Oktober 2025 - 15:23 WITA

Mewaspadai Terjangan Mafia Nagekeo

Senin, 27 Oktober 2025 - 12:55 WITA

Jangan Lagi Mengkriminalisasi Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 13:18 WITA

Jangan Biarkan Nagekeo Jatuh ke Tangan Mafia

Senin, 20 Oktober 2025 - 09:55 WITA

Ketika Keadilan Dirampas Kekuatan Mafia Nagekeo (Menelusuri Lebih Dalam Terjangan Mafia Nagekeo)

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Polemik “Pers Perut Kosong” Berakhir, Odorikus Minta Maaf

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:47 WITA